<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537</id><updated>2011-08-30T22:33:44.703+07:00</updated><title type='text'>Dandelion tersenyum...</title><subtitle type='html'>Ingatlah, dunia ini adalah jalan, sebuah jalan tempat manusia melewati siang dan malam; dan hari kemudian adalah tempat tinggal yang abadi. Jangan pergi kesana dengan beban dosa dan kebusukan, dihadapan Yang Mahatahu segalanya tentang mu.Hisablah dirimu sebelum di hisab. ( Imam Ali bin Abi Thalib, Nahjul Balaghah )</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-2597352355599144218</id><published>2007-04-13T14:18:00.000+07:00</published><updated>2007-04-13T14:52:57.759+07:00</updated><title type='text'>Bercerminlah Saudaraku...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda Pasti tau cermin dan kerap menggunakannya sehari-hari. Apalagi bagi mereka yang senang menjaga penampilannya. Dengan bercermin, Ia menjadi tahu bagian mana yang kurang atau yang sudah pas dalam penampilannya. Warna atau motif yang digunakan, apakah sudah cocok dengan postur tubuh dan warna kulit, sang cerminlah yang akan "mengatakan" cocok atau tidaknya bagi si pemakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkanlah, apa jadinya jika Allah SWT tidak menciptakan cermin bagi diri kita ? Boleh jadi, seseorang yang berpenampilan buruk rupa akan merasa bahwa ia adalah yang paling mulia sejegad raya, atau sebaliknya seseorang yang rupawan takkan tahu bahwa ada kelebihan dari dirinya yang mesti dipertahankan. Namun, pernahkah kita becermin dari suatu peristiwa yang terjadi ? baik becermin dari pengalaman pribadi ataupun pengalaman orang lain. Becermin atas kejadian luar biasa dan kemudian mengambil hikmah dan pelajaran berharga untuk dinikmati dalam memperbaiki penampilan kita ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun persoalannya, tidak semua dari kita mampu melakukan itu. Suatu kejadian yang Allah SWT hadirkan dalam hidup kita semuanya memiliki makna bila kita selami lebih dalam lagi. Dan bagi orang-orang yang beruntunglah yang mampu "melihat" hikmah atas peristiwa apapun sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Al-Karim :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Simplified Arabic; font-size: 22px; font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 102);" &gt;يُؤتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْراً كَثِيراً وَمَا يَذَّكَّرُ إِلاَّ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 102);"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="hitamsedang"&gt;Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur'an dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah  dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang  berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).  [Al-Baqarah : 269]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="hitamsedang"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Jika kita tengok masa belakang, pasti ada peristiwa-peristiwa yang berarti buat kita. Dan tak ada sesuatu yang paling berkesan selain mengambil pelajaran (hikmah) untuk kemanfaatan dimasa depan yang sedang menanti. Rasulullah berpesan dengan sabdanya "Hikmah adalah barang seorang muslim yang hilang dan siapapun yang menemukan, maka menjadi miliknya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dipastikan seseorang yang rajin becermin akan lebih arif dalam melihat diri sendiri dan sekitarnya. Seperti sabda Rasulullah, bahwa pelajaran itu berserakan dijalan, siapapun yang bisa mendapatkan maka akan menjadi miliknya. Disinilah diperlukan "keahlian" khusus dalam melihat setiap peristiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi kalau kita tertusuk duri bisa ditafsirkan sebagai kesialan ketimbang hikmah. Namun, bagi sang pengambil hikmah sepertinya Luqmanul Hakim yang namanya diukir dalam Al-Qur'an, peristiwa itu dipahami sebagai bentuk penyelamatan Allah terhadap dirinya dari kebakaran yang akan membinasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan bencana banjir yang baru saja kita lalui ? apakah itu bencana ? ataukah ujian ? periksalah kembali dalam diri kita ketika tampil dihadapan Sang Khaliq. Barangkali kita terlalu enggan menata diri dengan penampilan terbaik saat bersujud dalam Asma-Nya. Seandainya kita belajar dari Luqman diatas, bukankan indah peristiwa buruk sekalipun ada pelajaran berharga yang mungkin terserak dan tak ada yang memetiknya barang secuil pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, keahlian khusus yang seyogyanya dipelajari mulai saat ini adalah penanaman &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Husnudzon &lt;/span&gt;(baik sangka) kita terhadap peristiwa yang Allah berikan setiap harinya. Melihatnya bukan hanya dari kacamata kebaikan kita, tetapi melalui dari kacamata kebaikan Allah untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga bisa jadi perbaikan diri kita akan lebih mudah manakala kita mampu berkata jujur ketika hikmah datang dari peristiwa dihadapan mata kita. Dan sesungguhnya, tak ada yang lebih nikmat selain memperbaiki diri setiap hari sebagaimana pesan Khalifah Umar ra. "Hisablah (amal) dirimu sebelum dihisabNya dihari kiamat". Lalu, adakah sesuatu yang lebih indah dari kesadaran ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Becermin yuuukkkk...^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishshowab.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="hitamsedang"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-2597352355599144218?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/2597352355599144218/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=2597352355599144218&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/2597352355599144218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/2597352355599144218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2007/04/bercerminlah-saudaraku.html' title='Bercerminlah Saudaraku...'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-117127902137935660</id><published>2007-02-12T17:44:00.000+07:00</published><updated>2007-02-12T18:25:24.030+07:00</updated><title type='text'>Distinguish amongst the categories of mankind</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The Groups of Man Kind have been Divided into 3 Categories.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;1) Mutakeen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;2) Munafakeen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;3) Mushrikeen or Kafireen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;4) Fasikeen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Mutakeen&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is the group of people who believe in the Oneness of Allah SWT. And Muhummad SAW as to be the last messanger of Allah SWT. The have Iman in the things which are seen to the human eye and in the things which are not seen. The Belive in the Books of Allah send to his messangers. They Believe in the Life of Grave &amp; Life after Death., on the day of judgement, and in the Angels of Allah. The Fulfil the rights of Allah and there Rights onto the Man-Kind. As the Quran talks about them in Al-Baqarah Verse no 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" The Mutaqeen are the blessed ones who live their lives according to the laws of Allah and whose struggles eventually are fruitful. Their wish is to follow the right path, holding off dangers which naturally occur in following the wrong path."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Many other verses in Al-Baqarah  talk about the Mutaqeen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Munafakeen&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is a group of people which in front of the Muslims say that they are Muslims. They Pray with them, Offer Fasting, Pay Zakat, Perform the Pilgrimage of Hajj with the other muslims. But in reality they are doing it to show them. And when they are with the Mushrikeen they say to them we are with you &amp; are just playing with the Muslims. The Munafiqeen pay lip service at the sincerity of the Divine Code, the Law of Requital and life Hereafter, without actually believing in it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style=";font-family:Simplified Arabic;font-size:30;color:black;"   &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لاَ تُفْسِدُواْ فِي الأَرْضِ قَالُواْ إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);font-family:Simplified Arabic;font-size:130%;"  &gt;أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَـكِن لاَّ يَشْعُرُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;When they (the Munafiqeen) are asked not to spread mischief in the society, they defiantly reply, "Why? We only want to make peace!" Beware! They are, indeed, the ones who spread disorder.It is amazing that these people do not realize it but they are indeed the mischief-makers. (Al-Baqarah :11-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;span style=";font-family:Simplified Arabic;font-size:22;color:black;"   &gt;   &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;وَيُعَذِّبَ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْمُشْرِكِينَوَالْمُشْرِكَاتِ الظَّانِّينَ بِاللَّهِ ظَنَّ السَّوْءِ عَلَيْهِمْ دَائِرَةُ السَّوْءِ وَغَضِبَ اللَّهُعَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَ وَسَاءتْ &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;مَصِيراً&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="hitamsedang"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;And that He may punish the munafiqoon (hypocrites), men and women, and also the Mushrikoon men and women, who think evil thoughts about Allah, for them is a disgraceful torment, and the Anger of Allah is upon them, and He has cursed them and prepared Hell for them, and worst indeed is that destination. (Al-Fath : 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Many other verses in chapter 2 talk about them.(Munafiqeen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Mushrikeen or Kafireen:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is a group of people which openly Admit and assosiate partners with Allah SWT. They Accept and Deny the Truth Openly morelike the Muslimeen.The Kafireen lose the capacity to understand, as well as the protection from punishment as a result of their actions. Then, consequently, removing themselves from the actual joys of life, they head straight towards the Hell. Such pathetic is their reward, pathetic!. As the Holy Quran talks about them in Various Chapters. Like In Al-Ma'aarij Verse no 17 &amp; Al-Kafeeruun Verse no 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);font-family:Simplified Arabic;font-size:22;"  &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);font-family:Simplified Arabic;font-size:22;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Say (O Muhammad (Peace be upon him)to these Mushrikoon and kafiroon): "O Al-kafiroon (disbelievers in Allah, in His Oneness, in His Angels, in His Books, in His Messengers, in the Day of Resurrection, and in Al-Qadar, etc.)! (Al-Kafeeruun : 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);font-family:Simplified Arabic;font-size:130%;"  &gt;تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّى&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Calling: "(O kafir (O disbeliever in Allah, His angels, His Book, His Messengers, Day of Resurrection and in Al-Qadar (Divine Preordainments), O Mushrik (O polytheist, disbeliever in the Oneness of Allah)) (all) such as turn their backs and turn away their faces (from Faith) (picking and swallowing them up from that great gathering of mankind (on the Day of Resurrection) just as a bird picks up a food-grain from the earth with its beak and swallows it up)(Al-Ma'aarij : 17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Fasikeen:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is the group of people about which the Hadith clearly says :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narrated Musab: I asked my father, "Was the Verse:-- 'Say: (O Muhammad) Shall We tell you the greatest losers in respect of their deeds?'(18.103) revealed regarding Al-Haruriyya?" He said, "No, but regarding the Jews and the Christians, for the Jews disbelieved Muhammad and the Christians disbelieved in Paradise and say that there are neither meals nor drinks therein. Al- Hururiyya are those people who break their pledge to Allah after they have confirmed that they will fulfill it, and Sad used to call them 'Al-fasiqin (evildoers who forsake Allah's obedience). (Sahih Bukhari Book no. 60, Hadith no. 252)&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);font-family:Simplified Arabic;font-size:130%;"  &gt;يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعاً فَيَحْلِفُونَ لَهُ كَمَا يَحْلِفُونَ لَكُمْ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ عَلَى شَيْءٍ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْكَاذِبُونَ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;On the Day when Allah will resurrect them all together (for their account), then they will swear to Him as they swear to you (O muslims). And they think that they have something (to stand upon). Verily, they are liars! (Al-Mujaadilah : 18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);font-family:Simplified Arabic;font-size:130%;"  &gt;مَا قَطَعْتُم مِّن لِّينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُولِهَا فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِينَ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;What you (O muslims) cut down of the palm-trees (of the enemy), or you left them standing on their stems, it was by Leave of Allah, and in order that He might disgrace the Fasiqoon (rebellious, disobedient to Allah). (AL-Hasyr : 5)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-117127902137935660?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/117127902137935660/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=117127902137935660&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/117127902137935660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/117127902137935660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2007/02/distinguish-amongst-categories-of.html' title='Distinguish amongst the categories of mankind'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-116520629989690335</id><published>2006-12-04T10:52:00.000+07:00</published><updated>2006-12-04T11:33:44.430+07:00</updated><title type='text'>BEST OF THE BEST</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Have your ever wondered to yourself what it actually means to be the best? When we are told that this is the best or that was the greatest or this will bring the most benefit etc, have you ever thought who on Earth gave such people/editors the authority to tell us that? In an age when we have a plethora of Top 10 or Top 100 lists on everything from cars to films, from foods to places, one wonders where is that list that will really provide some benefit to us in this current short life and the next everlasting one. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Below, from a choice of hundreds of narrations from our beloved Prophet Muhammad (pbuh) you can find 100 Ahadith, in no particular order of merit, detailing ways on exactly how to become the best, how to have the most excellent characteristics, what really will prove most beneficial for us to know, what really are the greatest things to think about and hope for and indeed, how to become the most beloved of people to our Exalted Creator, Allah (Swt).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No more subjectivity, no more empty statements; just the divine criteria of what really is the best as developed by the very best himself, Muhammad al-Mustapha (salAllahu alayhi wasalam). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Take some time out (its not short!) to read them, memorize them, and then see how many you can get done and how many of your friends and relatives you can get involved in it too. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dont be ordinary. Dont be common. Dont be average. Dont be a chamcha. Be the best.&lt;br /&gt;Sayyidina Muhammad (salAllahu alayhi wasalam) told us:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of the Muslims&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is he from whose hand and tongue the Muslims are safe. (Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of people&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those with the most excellent character. (at-Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of people&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those that bring most benefit to the rest of mankind. (Daraqutni, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of people&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those who are best in fulfilling (rights). (Ibn Majah, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of people&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; during fitnah (trouble) is a man who takes up the reins of his horse pursuing the enemies of Allah, causing them fear yet they make him fearful too, or a man who secludes himself in the desert fulfilling the rights of Allah upon him. (Hakim, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;6.&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt; &lt;strong&gt;The best of mankind&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is my generation, then those that follow them and then those that follow them. Then there shall come a people after them who will become avaricious, who will love gluttony, and who will give witness before they are asked for it. (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of people&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those who live longest and excel in their deeds, whereas the worst of people are those who live longest and corrupt their deeds. (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of women&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those that please him (her husband) when he sees her, obeys him when she is commanded, and who does not secretly betray him with regards to herself and her money in that which he dislikes. (Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of women&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are those that please you when you see them, obey you when commended, and who safeguard themselves and your money in your absence. (Tabrani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of marriages&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are the easiest ones. (abuDawud, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;11. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of your dates&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is the Borniyyu date; it expels disease yet does not contain any disease itself. (Hakim, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;12. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of your garments&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those which are white; shroud your dead in them and clothe your living with them. The best of that which you apply to your eyelids is antimony causing the eyelashes to grow and sharpening the eyesight. (Ibn Hibban, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;13. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best quality of your religion&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is scruulousness. (Hakim, sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;14. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of your religion&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is that which is easiest.(Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;15. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of the prayer lines for men&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are the first rows, the worst being the final rows. The best of the prayer lines for women are the final rows and the worst are the first rows. (Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;16. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best prayers for women&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are those performed in the most secluded parts of their houses. (Ibn khuzaymah, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;17. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of you in Islam&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are those who are most excellent in character as long as you deeply understand the religion. (Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;18. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of you&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are the best of you in fulfilling (rights). (Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;19. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of you&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are those who are best to their families, and I am the best of you to my family. (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;20. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are my generation, then those that follow them and then those that follow them. Then there shall come after them a people who will betray and be untrustworthy, will give witness even though they have not been asked to, will make vows yet will not fulfill them and obesity will appear amongst them. (Sahih Al-Bukhary).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;21. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those who feed others and return greetings. (abu Yala, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;22. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is he from who good is anticipated and safety from his evil is assured; the worst of you is he from whom nothing good is expected and one is not safe from his evil. (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;23. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best thing mankind&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; has been given is excellent character. (Hakim, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;24. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of that&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; which you treat yourself with is cupping. (Hakim, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;25. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of journeys&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; undertaken are to this Mosque of mind and the Ancient Hosue. (Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;26. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of which man&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; can leave behind for himself are three: a righteous child who supplicates for him, an ongoing charity whose reward continues to reach him and knowledge which others benefit from after him. (Ibn Hibban, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;27. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best Mosques for women&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are the most secluded parts of their houses. (al-Bayhaqi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;28. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of the worlds women&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are four: Maryam bint Imran, Khadijah bint Khuwaylid, Fatimah bint Muhammad and Asiyah the wife of Firawn. (Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;29. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of days&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; that you should perform cupping are the 17th , 19th and 21st of the month. I did not pass a single gathering of angels on the night of Isra except that they would say to me, O Muhammad, perform cupping! (Ahmad, Sahih)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;30. &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best day&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; on which the Sun has risen is Friday; on it Adam was created, on it Adam was made to enter Paradise and on it he was expelled. The Hour will not be established except on Friday. (Muslim). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;31. "Verily, &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;the best of perfume for men&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is that which is strong in smell and light in color, and the best of perfume for women is that which is strong in color and light in smell." (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;32. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The Most beloved of religions&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah the Most High is the 'easy and flexible religion." (Ahmad, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;33."&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The most beloved of deeds&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; according to Allah are the continuous ones, even if they are little." (Agreed upon).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;34. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved of names&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah are AbdAllah, 'Abdul-Rahman and Harith." (Abu Ya?la, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;35. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The most beloved of deeds&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; according to Allah are the prayer in its right time, then to treat the parents in an excellent manner, and then Jihad in the path of Allah". (Agreed upon).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;36. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The most beloved of deeds&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; according to Allah is that you die and yet your tongue is still moist from the remembrance of Allah." (ibn Hibban, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;37. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved words&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah the Most High are four: SubhanAllah, Alhamdulillah, Lailaha illallah and Allahu Akbar; there is no problem with which one you start with." (Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;38. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The most beloved of speech&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; according to Allah is when the servant says, 'Subhanallahi wa bihamdihi' (How Transcendent is Allah and we praise him!)." (Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;39. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The most beloved of speech&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; according to Allah the Most High is that which Allah chose for his Angels: Subhana Rabbi wa bihamdihi, Subhana Rabbi wa bihamdihi, Subhana Rabbi wa bihamdihi." (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;40. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved of people&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah is he who brings most benefit, and the most beloved of deeds according to Allah the Mighty, the Magnificent, is that you bring happiness to a fellow Muslim, or relieve him of distress, or pay off his debt or stave away hunger from him. It is more beloved to me that I walk with my brother Muslim in his time of need than I stay secluded in the mosque for a month. Whoever suppresses his fury while being able to execute it, Allah will fill his heart with satisfaction on the Day of Standing. Whoever walks with his brother Muslim in need until he establishes that for him, Allah will establish his feet firmly on the day when all feet shall slip. Indeed, bad character ruins deeds just as vinegar ruins honey." (at-Tabarani, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;41. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved of people&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; to me is A'isha and from the men, Abu Bakr." (agreed upon).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;42. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of people in recitation&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are those who when they recite, you see that they fear Allah". (al-Bayhaqi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;43. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of your leaders&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those that you love and they love you, you supplicate for them and they supplicate for you. The worst of your leaders are those that you hate and they hate you, you curse them and they curse you.". (Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;44. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those who are best in paying off their debts." (Tahawi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;45. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those with the longest lives and most excellent character." (Bazzar, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;46. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those with the longest lives and best in action." (Hakim, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;47. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those with the softest shoulders during prayer." (al-Bayhaqi, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;48. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those who are best to their wives". (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;49. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of you&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are those who are best to their families." (At-Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;50. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; during the 'Period of Ignorance' are the best of you in Islam as long as they deeply understand the religion." (Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;51. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of you&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those who learn the Quran and teach it." (Darimi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;52. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of companions&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; according to Allah are those who are best to their companion and the best of neighbors according to Allah are those that are best of their neighbor." (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;53. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of places&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are the Mosques and the worst of places are the markets." (at-Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;54. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best supplication&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; on the Day of 'Arafat and the best thing that I and the Prophets before me ever said was, 'Lailaha illAllah wahdahu la sharika lahu, lahul-mulk wa lahul-hamd wa huwa 'ala kulli shay'in Qadir." (at-Tirmidhi, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;55. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of provision&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is that which suffices." (Ahmad in 'Zuhd', Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;56. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best testimony&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is when one gives it before he is asked to do so." (Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;57. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of dowries&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are the easiest." (Hakim, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;58. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of charity&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is that which still leaves you self-sufficient for the upper hand is better than the lower hand; start with those you are responsible for." (Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;59. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of gatherings&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those that are most open." (abu Dawud, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;60. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved deed&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah is to have faith in Allah, then to maintain the ties of kinship, and then to command to good and forbid the wrong. The most abhorrent of deeds according to Allah is to associate partners with Him, then to cut the ties of kinship". (Abu Ya'la, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;61. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved Jihad&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah is that a word of truth be spoken to a tyrant ruler." (At-Tabarani, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;62. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved word&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to me is that which is most truthful." (Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;63. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved fast&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah is the fast of Dawud; he would fast every alternate day. The most beloved prayer according to Allah is the prayer of Dawud; he would sleep half the night, stand a third and then sleep for a sixth." (agreed upon).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;64. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved dish&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah is that which most hands feed from." (Ibn Hibban, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;65. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The most beloved servant&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; of Allah is he who is most beneficial to his dependents." (Zawa'id al-Zuhd, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;66. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of earnings&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is that of the laborer as long as he tries his best." (Ahmad, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;67. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of earnings&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is that of the laborer as long as he tries his best." (Ahmad, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;68. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of all deeds&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is the Prayer at its earliest time." (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;69. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all deeds&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is the Prayer in its right time, to treat the Parents honorably and Jihad in the path of Allah." (at-Khatib, Sahih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of all deeds&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is that you bring happiness to your Muslim brother, pay off his debt or feed him bread." (Ibn Adiyy, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;71. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of faith&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is patience and magnanimity. " (Ahmad, Sahih)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;72. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of days&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; according to Allah is Friday." (alBayhaqi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;73. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of Jihad&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is that man strives against his soul and desires." (Daylami, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;74. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best Hajj&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is that with the most raised voices and flowing blood." (At-Tirmidhi, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;75. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of supplications&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is that of on the Day of 'Arafah, and the best thing that was said by myself and the Prophets before me was, La ilala illAllah wahdahu la sharika lahu." (There is nothing worthy of worship except Allah alone, He has no partners). (Malik, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;76. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of dinars&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are: the dinar spent by a man upon his dependents, the dinar spent by a man upon his horse in the path of Allah and the dinar spent by a man upon his companions in the path of Allah, the Mighty, the Magnificent. " (Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;77. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best word&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; of remembrance is: La ilaha illAllah and the best supplication is: Alhamdulillah. " (at-Tirmidhi, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;78. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best word&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; of remembrance is: La ilaha illAllah and the best (expression of giving) thanks is: Alhamdulillah. " (Baghawi, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;79. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of hours&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; are those deep in the latter part of the night." (At-Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;80. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all martyrs&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are those who fight in the front line; they do not turn their faces away until they are killed. They will be rolling around in the highest rooms of Paradise, their Lord laughing at them-when your Lord laughs at a servant, there is no accounting for him." (Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;81. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all martyrs&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is he whose blood is shed and whose horse is slaughtered. " (at-Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;82. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all charity&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is the shade of a canopy (provided) in the path of Allah, the Mighty and Magnificent, to gift ones servant in the path of Allah and to gift ones she-camel in the path of Allah." (Ahmad, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;83. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all charity&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is that which is given to the relative that harbors enmity against you." (Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;84. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all charity&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is that you give it while you are healthy and desirous (of that money), hoping to become wealthy but fearing poverty. Don't delay until you are about to breathe your last and they you say, 'This is for 'so and so", would receive that." (abu Dawud, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;85. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best of all charity&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is when the one with little strives to give; start with those you are responsible for". (Hakim, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;86. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best charity&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is to provide water." (ibn Majah, Hasan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;87. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best prayer&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; after the obligatory ones is the prayer in the depth of the night, and the best fast after the month of Ramadan is the month of Allah, Muharram." (Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;88. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best prayer&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is the prayer of the man in his home except for the obligatory prayer." (an-Nasa'I, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;89. "&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;The best prayer&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; is that with the longest standing." (Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;90. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; prayers according to Allah is the Friday morning prayer in congregation. " (Ibn Nu'aym, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;91. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best fast&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is the fast of my brother Dawud:he would fast every alternate day and he would never flee (the battlefront) when the armies would meet." (at-Tirmidhi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;92. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all fasts after Ramadan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is in the month that you call Muharram." (an-Nasa'I, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;93. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all worship&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is supplication. " (Hakim, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;94. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best deed&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is the prayer in its right time and Jihad in the path of Allah." (al-Bayhaqi, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;95. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of the Quran&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is: 'Alhamdu lillahi Rabil-Alamin" . (Hakim, sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;96. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of earnings&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is a blessed sale and that which a man earns with his hands. (Ahmad, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;97. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of the Believers&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is the most excellent of them in character." (Ibn Majah, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;98. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of the Believers&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; with respect to Islam is the one from whose hand and tongue the Muslims are safe; and the best of the Believers with respect to Iman are the most excellent of them in character; and the best of those who migrate is he who migrates from that which Allah the Most High has prohibited; and the best of Jihad is when one strives against his soul for the sake of Allah, the Might, the Magnificent. " (at-Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;99. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of mankind&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; is the believer between two honorable persons." (at-Tabarani, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;100. "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;The best of all days in the world&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; are the ten days (of Dhul Hijjah). (Bazzar, Sahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;By &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Abu Eesa Niamatullah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;(&lt;span style="color:#006600;"&gt;Youth Magazine&lt;/span&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-116520629989690335?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/116520629989690335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=116520629989690335&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/116520629989690335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/116520629989690335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/12/best-of-best.html' title='BEST OF THE BEST'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115978225184289582</id><published>2006-10-02T16:42:00.000+07:00</published><updated>2006-10-02T16:46:53.110+07:00</updated><title type='text'>"Jangan pernah, jangan pernah, jangan pernah menyerah!"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;Bismillahirrahmaanirrahiim&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.juneallan.co.uk/churchill.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;" src="http://www.juneallan.co.uk/churchill.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill diundang untuk berbicara kepada para lulusan baru dari Universitas Oxford. Sir Winston Churchill duduk diujung meja dengan pakaian resminya - topi tinggi, tongkat dan cerutu. Sewaktu diberi kesempatan untuk berbicara, beliau kemudian naik ke podium. Beliau memegang podium dengan kedua tangannya, ia berhenti sejenak sambil melihat kepada semua yang hadir. Beliau tetap memandang kepada hadirin selama kurang-lebih 30 detik sebelum beliau mengatakan, "Jangan pernah, jangan pernah, jangan pernah menyerah!" Kemudian setelah berhenti berbicara cukup lama, dan dengan penekanan yang lebih kuat, beliau mengatakan lagi "Jangan pernah, jangan pernah, jangan pernah menyerah!" Dipandanginya lagi semua hadirin untuk beberapa lamanya kemudian beliau kembali ketempat duduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah jelas ini adalah presentasi yang terpendek sepanjang sejarah manusia. Namun ini juga paparan yang paling berarti. Kalau saja kita menyadari kenyataan bahwa banyak orang dapat berhasil didalam usaha mereka kalau saja mereka bertahan sedikit lebih lama lagi! Kembangkan kebiasaan untuk "keuletan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey...apa yang kau pikirkan lagi ? Ketika kau meghadapi sedikit masalah saja kau sudah berfikir untuk menyerah. Hey...apa yang kau tunggu ? ketika jalan dakian menuju bukit kesuksesan mu penuh dengan batu-batu cadas rintangan kau berencana untuk turun kembali kelembah titik nol, hanya bertalikan kata-kata "tawakkal" ? Hey...taukah kau apa hakikat dari kata-kata tawakkal ? Berusahalah sekuat tenaga, apa yang kau bisa setelah itu kau serahkan semuanya pada ALLAH...itulah tawakkal sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey...bangkitlah, apa yang kau takutkan, apa yang kau risaukan...bukankan ALLAH bersama kita, bukankah ALLAH bersama kita ? sekali lagi "Jangan pernah, jangan pernah, jangan pernah menyerah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#ffcc33;"&gt;( ayolah...kau ini kenapa ? mana semangat mu ? ayooo semangaaatttttt !!! ^_^ )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115978225184289582?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115978225184289582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115978225184289582&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115978225184289582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115978225184289582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/10/jangan-pernah-jangan-pernah-jangan.html' title='&quot;Jangan pernah, jangan pernah, jangan pernah menyerah!&quot;'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115977626134184700</id><published>2006-10-02T14:44:00.000+07:00</published><updated>2006-10-02T15:22:16.223+07:00</updated><title type='text'>Apa ? sebenarnya mereka berhutang pada Islam</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Eropa, sebuah benua yang kalo kita menyebutkan kata itu terbayang dengan kehidupannya yang serba modern, tingkat ekonomi yang mapan serta perkembangan teknologi yang serba canggih dan cepat. Itulah, hasil dari pemikiran mereka yang mereka klaim sebagai warisan perdaban mereka yang berkembang dari generasi ke genarasi hingga saat ini. Tahukah kau…betapa besarnya sumbangan Islam terhadap bangsa Eropa. Sejak islam “menjamah” tanah Eropa, menuntunnya dari gunung-gunung kegelapan dengan membangun pemikiran baru, hingga muncul sebuah titik terang cahaya sebagai pembuka cakrawala baru. Melalui penelitian, pengembangan yang bersumber dari referensi Islam, mereka berhasil menemukan konsep-konsep monumental, khususnya penunjang kesejahteraan manusia yang apresiatif dan global melalui kurun waktu tertentu dan telah mendapati hasilnya yang berlipat-lipat, sehingga terbentuklah peradaban yang di segani sekarang sebagaimana sekarang yang kita tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dengan keangkuhan bangsa Eropa, mereka menenggelamkan semuanya melalui upaya kolonialisme, penjajahan, penindasan…dari Afrika sampai Asia, dari Maroko hingga Indonesia. Mereka menciptakan opini keliru mereka terhadap siapa yang telah berjasa. Berbagai literatur umat islam di bakar, termasuk yang tidak mungkin di cetak ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan pengaburan identitas para ilmuwan islam seperti Ibnu Sina menjadi avicenna, Al Khawarizmi menjadi Alchemy, Al-Biruni (Alberuni), Al-Battani (Albetagnius), Ibnu Haitham (Alhazen), Al-Kindi (Alkindus), Ibnu Rushd (Averroes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga memiliki kemampuan untuk memanipulasi kalimat mereka rendahkan ummat Islam sebagai masyarakat yang mustahil bisa menumbangkannya sampai kapan pun. Hampir tidak adanya ilmuwan muslim meraih hadiah Nobel pun dijadikan alat untuk menganggap dirinya sebagai bangsa kelas satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sebuah bangsa sudah merendahkan bangsa lain, justru identitasnya sebagai manusia patut untuk diragukan. Karena perilaku semacam itu tidak pantas dilakukan oleh manusia yang beradab. adanya tragedi &lt;strong&gt;Bosnia&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Zionisme&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Apartheid&lt;/strong&gt;, dan &lt;strong&gt;NAZI&lt;/strong&gt; dalam abad ini, yang semuanya berarsitekkan bangsa kulit putih, bisa dijadikan contoh, bagaimana sebuah bangsa merendahkan bangsa lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummat Islam memang sudah sering merasa terganggu oleh cara pandang seperti itu yang berlangsung sejak munculnya sistim kolonialisme di Asia-Afrika. Akibatnya serius : cukup banyak sekarang persepsi bernada pesimis di kalangan ummat Islam. Celakanya lagi, masih banyak dari ummat Islam yang terheran sampai ragu bila dikatakan sumbangsih Islam tersebut. Seakan mereka mengidentikkan apa yang dinamakan fisika, kimia, dan biologi itu dengan budaya barat. Bisa kita buktikan, bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kita sebagai generasi penerus Islam…tidak hanya di wajib kan menekuni ilmu fiqih melulu, tidak hanya wajib mendalami agama saja, namun kehormatan Islam di dunia menjadi terendahkan. Ilmu pengetahuan serta teknologi pun wajib kita pelajari, namun ilmu agama juga harus kita kuasai…agar seimbang dunia wal akhirat. Demi mengembalikan kehormatan Islam. Kita harus bangkit, laksana pedang bermata dua. Disatu sisi menebas keangkuhan bangsa Eropa untuk meniadakan utang kebudayaan mereka terhadap dunia Islam, dan satu sisi nya untuk mengikis &lt;em&gt;ke-minder-an&lt;/em&gt; umat Islam sendiri demi perkembangan dunia Islam selanjutnya yang akan kita wariskan sampai anak-cucu kita. Semoga Islam bisa bangkit, menunjukkan pada dunia betapa rahmatan lil alamin nya agama ini. Amin.&lt;br /&gt;(Dari berbagai sumber)&lt;br /&gt;__________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terinspirasi ketika menonton salah satu acara di TV yang berjudul "Tafsir Al-Misbah, mengenal surat Al-Baqarah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115977626134184700?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115977626134184700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115977626134184700&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115977626134184700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115977626134184700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/10/apa-sebenarnya-mereka-berhutang-pada.html' title='Apa ? sebenarnya mereka berhutang pada Islam'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115822151188466758</id><published>2006-09-14T15:11:00.000+07:00</published><updated>2006-09-14T15:33:48.486+07:00</updated><title type='text'>3 Hal...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Bismillahirrahmaanirrahiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah...dapet Pe-Er lagi neh &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/pompom.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 65px; CURSOR: hand" alt="" src="http://209.85.12.234/7176/78/emo/pompom.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; dari &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;Teh Nora&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; afwanyah teh, kalo rada telat ngumpulinnya &lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/65.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 22px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/65.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; lagi sibuk bikin script sih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh langsung aja yak...&lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 18px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;3 hal saat ini :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kondisi Fisik hari ini : Alhamdulillah, sehat, tapi lagi sariawan &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/mewe.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 18px; CURSOR: hand" alt="" src="http://myquran.org/forum/Smileys/default/mewe.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Perasaan saat ini: masih merasa hampa...(tak tau kenapa &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/hummy.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 19px; CURSOR: hand" alt="" src="http://myquran.org/forum/Smileys/default/hummy.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;3. Kegiatan yang baru saja dilakukan: Update data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;3 Kisah Proses Memakai Jilbab&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tahun 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ceritanya begini : Sewaktu di SMK, ane ngikut kegiatan rohis. Nah, mulai dari situ ane tau kalo Jilbab itu wajib hukumya. Tapi udah tau masih aja belom pake juga. Mikirnya sih waktu ituh serba tanggung...soalnya dah mau lulus, sayang kalo harus ganti seragam baru (ibadah kok pake alasan nanggung yak &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/hummy.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 19px; CURSOR: hand" alt="" src="http://myquran.org/forum/Smileys/default/hummy.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;). Nah, pas hari pertama masuk kuliah...aku Azzam kan dalam hati bahwa hari ini...Bismillahirrahmaanirrahiim aku ber jilbab, dengan segenap keyakinanku aku resmi menjadi jilbaber. Juga pada saat itu aku berfikir, aku inikan dah dewasa, dah berani jauh dari orang tua...maka penampilan pun harus ada perubahan dunk...heheheh. Tapi Insyaallah kalo niat tetap lillahi ta'ala. &lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 18px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kesan : alhamdulillah lebih tenang, lebih bahagia, dan merasa tambah keren (kata lala...kata2 "&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;keren&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;" gak pernah lepas dari kata2 yang ane ucapin &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/05x.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 40px; CURSOR: hand" alt="" src="http://209.85.12.234/7176/78/emo/05x.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;3 hal tentang sekolah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendidikan terakhir: lagi melanjutkan D3 jurusan Informatika Komputer di Lp3I.&lt;br /&gt;2. Rencana melanjutkan studi: ngelanjutin S1 dunk...dan seterusnya, sampe bosen &lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 18px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. Sudah sesuai dengan cita-cita: Sedang berusaha menggapainya &lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 18px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;strong&gt;3 hal tentang karir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Pekerjaan sekarang: Data Center Analyst&lt;br /&gt;2. Seneng dengan pekerjaannya: Lagi berusaha untuk enjoy, sembari mencari yang lebih baik dan lebih menantang ...&lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 18px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. Ambisi dalam karir: Jadi Programmer handal nan sukses (do'a in yak...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;3 akhwat yang aku inginkan mengerjakan pr ini:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;1. Lala...(hehehe...gantian yak ane yang kasih PR sekarang &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/ro_gg.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 28px;" src="http://209.85.12.234/7176/78/emo/ro_gg.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;2. Mbak Diana&lt;br /&gt;3. Teh Linda &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/u_ultraman-fly.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 32px;" src="http://209.85.12.234/7176/78/emo/u_ultraman-fly.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; Dahhhhhh...waktunya main lagiiiii...!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115822151188466758?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115822151188466758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115822151188466758&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115822151188466758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115822151188466758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/09/3-hal.html' title='3 Hal...'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115744219281155890</id><published>2006-09-05T14:42:00.000+07:00</published><updated>2006-09-05T15:24:35.773+07:00</updated><title type='text'>7 Things....!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Bismillahirrahmaanirrahiim &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehem...baiklah, ane dapet tantangan dari adek ku yang katanya manis, baik hati dan tidak sombong serta gemar menabung dan suka menjitak...(&lt;a href="http://img239.imageshack.us/img239/5647/ayasian3.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 40px; CURSOR: hand" alt="" src="http://img239.imageshack.us/img239/5647/ayasian3.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; lala lewat... ). Sebenarnya sih paling males mau bikin yang kayak ginih, nanti nilai kemisteriusan ku berkurang deh ( Narcist Mode : ON &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/05x.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 40px; CURSOR: hand" alt="" src="http://209.85.12.234/7176/78/emo/05x.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi berhubung dari pada dedek ku yang satu itu nangis &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/ro_sob.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 27px; CURSOR: hand" alt="" src="http://209.85.12.234/7176/78/emo/ro_sob.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; ane terima saja deh rikwes nya, sebagai hiburan &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/gomen.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 40px; CURSOR: hand" alt="" src="http://209.85.12.234/7176/78/emo/gomen.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; karena diriku sering membuatnyah pusing &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/ro_gg.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 28px; CURSOR: hand" alt="" src="http://209.85.12.234/7176/78/emo/ro_gg.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; ... oke lets we start it...!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;7 Things that Scares me :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/42.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 36px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/42.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Meninggal dalam keadaan su'ul khatimah (na'uzubillahi mindzalik...)&lt;br /&gt;2. Durhaka sama Orang tua &lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. Di bohongi...(wiiii kalo begini, susah deh buat maaf in nya &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/em64.gif"&gt;&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;4. Gak bisa menunaikan amanah dengan baik...&lt;br /&gt;5. Gak bisa nepatin janji yang dah dibuat&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Menghianati kepercayaan ku ( aku benci penghianat...&lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/33.gif"&gt;&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;7. Dicuekin &lt;a ref="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif"&gt;&lt;/a&gt;(orang cuek kok takut di cuekin yak...&lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/9.gif"&gt;&lt;/a&gt;) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;7 random songs at the moment:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nasyid-nasyid himpunan sama sountracknya detektip conan...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1 sampe 7 lagunyah tentang itu semua &lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 18px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Things that I Like Most (random) :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;1. Bacaaaaa...baca...baca &lt;/span&gt;&lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/b075.gif"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;( Iqra' bismi Rabbi kal-ladhi khalaqa...) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Nonton Japan Anime especially "&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;strong&gt;Detective Conan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;" &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/inlove.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;3.&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Ngutak-ngatik program... &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.xs4all.nl/~ernstmul/images/msn60/smile027.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;baik yang belom jadi atopun yang dah jadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Nonton bola, apalagi nontonnya sama bapak dan adik laki2 ku ... hahahaha &lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 30px; CURSOR: hand" alt="" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Ketemu sama temen2... &lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/pompom.gif"&gt;&lt;/a&gt;(semoga Allah selalu melindungi mereka semua...)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Makan masakan ibu ku... &lt;a href="http://www.xs4all.nl/~ernstmul/images/msn60/smile015.gif"&gt;&lt;img style="WIDTH: 20px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.xs4all.nl/~ernstmul/images/msn60/smile015.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. Baca Qur'an... apalagi kalo lagi di kejar deadline &lt;a href="http://www.cosgan.de/images/kao/boese/e020.gif"&gt;&lt;/a&gt;(semangat benerrrr ^^)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 important things in my bedroom:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Tempat tidur dunk... emang mau tidur dimana ? &lt;/span&gt;&lt;a href="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/28.gif"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Buku-buku yang dah berkardus-kardus (maklum gak punya lemari buku...) &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/hummy.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Lemari pakaian berikut isinya &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Jam weker ku yang dah gak bunyi lagi dan udah gak utuh lagi &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/hihi.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Air minum...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Listrik dan alat penerangan lainnya&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. Cermin&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 random facts about me:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;1. Suka bercanda, makanya teman2 ku bilang kalo aku ini lucu&lt;/span&gt;&lt;a href="http://img165.imageshack.us/img165/2171/020106ta226prvzu2.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Sebenarnya aku ini pendiam...&lt;a href="http://www.cosgan.de/images/kao/konfus/d045.gif"&gt;&lt;/a&gt; (plis yak jangan dilempar sama sendal...) ini sifat &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;bawaanku, tapi kebanyakan teman2 yang belum kenal banget, banyakan gak percaya &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Suka ngerjain orang...kalo dibikin list, ternyata para korbannya dah lumayan banyak &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/peace.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Cuek gak peduli apa kata orang selama itu benar...soalnya ada prinsip yang selalu di &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;tanamkan dalam fikiran "Kita tidak akan bahagia apabila menuruti perkataan orang lain..." &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Keras kepala, ini sifatku yang selalu membuat pusing orang-orang yang ada di sekitarku&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;terutama kaka-ku... &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/peace.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Banyak tanya,&lt;a href="http://209.85.12.234/7176/78/emo/kaosconfused.gif"&gt;&lt;/a&gt; selama belum merasa puas dengan suatu jawaban, pasti bakalan nanya &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;terus bahkan sering kalo ditanya malah balik nanya &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/hihi.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. Masih mencari "Jendral" yang sebenarnya &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/hummy.gif"&gt;&lt;/a&gt;... yang bakal membimbingku dan keluarga ku &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;nanti agar selalu dekat dengan ALLAH S.W.T&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 things I said the most:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;1. Bismillah (ini mah kudu...)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Alhamdulillah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Astagfirullah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Subhanallah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. insyaallah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Terimakasih, syukron, thanks...and the gank&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. Afwan...(sering ngisengin orang sih... &lt;a href="http://myquran.org/forum/Smileys/default/peace.gif"&gt;&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 things I plan to do before I die:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Menikah dengan seorang "Jendral" pilihan terbaik Allah buat ku&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Naik Haji &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Menjadi jilbaber yang berhasil...biar dunia tau kalo jilbaber ituh emang keren&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Ingin menjadi muslimah yang berhasil baik sebagai anak, istri, ibu, teman, dsb...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Ingin hapal Al-Qur'an (do'a in yak ... )&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Jadi programmer yang sukses...hehehehe&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. Melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Islam...Amin&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 peoples I want to pass this on to:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Mbak Diana&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Mbak Nurainun&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Cik Fatimah (salah satu pemaksaan agar dia bikin blog...)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Hafiz&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Rudy the scorpion&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Lala (ane balikin nih PR nyah...)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. (masih mikir siapa orang ke-7...)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115744219281155890?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115744219281155890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115744219281155890&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115744219281155890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115744219281155890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/09/7-things.html' title='7 Things....!'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115675563805355587</id><published>2006-08-28T15:57:00.000+07:00</published><updated>2006-08-28T16:04:26.023+07:00</updated><title type='text'>Sekali lagi tentang waktu...!</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Bismillahirrahmaanirrahiim&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 6.30 pagi…Dengan langkah semangat, hari ini aku mengawali aktivitas rutinku. Bekerja. Dengan diawali kaki kanan ku, aku melangkah keluar rumah diiringi dengan membaca Bismilaahi tawakkaltu 'alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi, serta dengan harapan semoga hari ini adalah hari yang penuh berkah. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm…dah sepuluh menit aku menunggu angkot yang biasa aku tumpangi untuk pergi bekerja di terminal, tapi tak satu pun yang nongol. “Pasti macet nih…” pikirku dalam hati. Alhamdulillah lima menit kemudian, akhirnyah nongol juga tuh angkot. Hup, dengan cepat aku naik beserta beberapa penumpang lainnya yang sudah lama menunggu sama seperti diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar Tangerang, rasanya aneh kalo gak macet. Dikarenakan ada perbaikan jalan di daerah Jati, waduh macetnya parah bener. Dengan naluri supir angkot yang dah berpengalaman, pak supir mengambil inisiatip untuk mengambil jalan pintas. Tetapi, saking parahnya, jalan pintas pun ikutan macet. Lha, gimana inih ? seseorang muncul dengan kuasa nya sebagai seorang “polisi cepekan” bilang “wah pak, mendingan muter ke jalan sana, macet total kalo lewat sini…!” dengan tampang bingung pak supir angkot memutar arah. “wah ini nanti lewat mana yah ?” kata pak sopir bingung. “emang belom pernah lewat sini ya pak ?” tanya seorang bapak-bapak yang duduk disebelahnya. “takutnya ini malah balik lagi ke Cimone…” kata pak sopir dengan cengar-cengir nya yang diikuti oleh suara ketawa para penumpang. “Dah, ikuti ajah angkot yang didepan…walopun kayaknyah sama-sama bingung” pak sopir bicara sendiri. “Ooo ternyata lewat Sabar Subur toh…(sebuah toserba di daerah Jati)” kata pak sopir yang sepertinya mendapat cahaya bola lampu di kepala nya…ting….!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnyah bebas juga dari kemacetan (hal yang selama ini berhasil membuat orang seperti ku jadi BeTe !!!). kulirik jam yang dengan antengnya melingkar di pergelangan tangan kiri ku. Wew…jam 07.00 !!! mudah-mudahan di Jatake nanti gak macet (doa ku dalam hati…) tapi ternyata, macetnya tak kalah parah nya dengan macet yang sebelumnya. Waaaaa…aku berteriak dalam hati. Jurus terakhir musti dikeluarin nih...Jalan Kaki. Set…set…set…dengan gesit aku menghindari para pengendara motor yang sedang mencari celah untuk di lewati. Bersyukur juga, aku memiliki kemampuan berjalan dengan cepat…xixixixi. Tek…ternyata saking macetnyah, buat pejalan kaki pun ikutan macet. Tengok kanan-kiri, gak ada celah, satu-satu nya jalan yaitu menjadikan tenda tukang bubur ayam sebagai tempat numpang lewat…xixixixi. Tenda disibak, ada beberapa orang yang sedang asyiknya menyantap semangkuk bubur ayam melihat ke arah para pejalan kaki yang melintas di depan mereka. Dan yang bikin lucu nya lagi, mereka pake nawarin segala…”bubur pak…bubur buk…bubur neng…” kata bapak-bapak yang sedang makan bubur dengan kompaknya. Tentu saja semua pejalan kaki, termasuk aku pada tertawa. Ditambah lagi tukang bubur ayam yang terlihat heran tendanya dijadikan sasaran bagi para pejalan kaki, berpromosi rada maksa “yang lewat sini harus beli…!” kontan saja mereka yang lewat nambah tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hup…hup…aku menghindari lobang-lobang galian jalan yang masih menganga dipinggir-pinggir jalan Jatake. Fuih…pemanasan sebelum kerja. Terlihat ada angkot jurusan Cimone-Balaraja yang berputar arah. Dengan berlari-lari aku mengejar si angkot, dengan harapan bisa mendapatkan tempat duduk. Alhamdulillah, perjalanan di lanjutkan. Kurang dari 10 menit, sudah sampai di tempat pemberhentian pertama. Kulirik jam yang ada di lengan tangan ku. Waaaa…setengah delapan. Kenapa waktu begitu cepat yak ? menunggu sebentar, tak lama kemudian kendaraan yang biasa aku tumpangi lewat. Perjalanan pun dilanjutkan lagi. (Balaraja…here I come…) Hmmm…aku memang bekerja di tempat yang sangat jauh dari tempat aku kost. Butuh waktu 1.5 jam untuk sampai kesana. Dan 15 menit kemudian sampailah di Balaraja. Dari situ aku naik angkot satu kali lagi untuk sampai kekantor ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh, 15 menit lagi nih. Mudah-mudahan gak telat, doaku dalam hati. Alhamdulillah jam delapan kurang lima menit aku sampai di pintu gerbang kantorku. Petugas security yang melihat kedatanganku, menahanku sebentar sambil melirik jam dinding yang ada di pos security. “untung belum telat…dah boleh masuk, tumben jam segini baru dateng ?” kata petugas security. Aku hanya tersenyum. Dan bergegas menuju tempat dimana aku akan berada seharian disana. Terbayang sudah, kalo hari ini gak sempat untuk sarapan…T_T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini aku berfikir. Betapa berharganya waktu. Jika di tengok pada kehidupan, mungkin kebanyakan dari kita menggunakan waktu seperti orang yang terjebak dalam kemacetan. Kebanyakan dari kita menghargai waktu ketika kita mengetahui bahwa jika kita terlambat, akan ada konsekuensi yang harus ditanggung. Misalnya terlambat datang kerja. Konsekuensinya, bos akan marah. Itu hanya sebagai contoh kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, mengapa kita justru menghargai waktu karena takut akan kemarahan bos kita. Dan lupa akan kemarahan “Bos” semesta alam ini karena kita lalai akan waktu kita di dunia ini. Seperti hal nya orang terjebak kemacetan, memburu waktu supaya kita tidak terlambat. Namun sayang kita hanya memanfaatkan waktu kita hanya disaat kita sedang dalam keadaan sempit, terdesak dan kita hanya punya satu kesempatan terakhir, dan bersantai ketika kita dalam keadaan lapang. Membuang-buang waktu dengan melakukan suatu hal yang tidak jelas manfaatnya. Tatkala gigi sudah satu persatu meninggalkan gusinya, tatkala rambut sudah memutih, tatkala kulit tlah keriput, dan…tatkala disaat ajal hampir datang menjemput, kita baru sadar untuk memanfaatkan waktu yang tersisa…agar kita bisa memasuki pintu-pintu rahmat-Nya belum tertutup rapat, seperti halnya aku mengejar waktu agar aku bisa masuk sebelum pintu gerbang kantorku tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-‘asr :1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya dzal jalali wal ikram…bimbinglah hamba dalam melalui hidup ini, karena hamba yakin bahwa hidup adalah kumpulan dari rajutan-rajutan waktu yang engkau ciptakan. Bantulah hamba dalam menyingkap tabir misteri di setiap waktu yang hamba lalui…hanya untuk selalu dekat dengan Mu. Jangan biarkan kau tutup pintu gerbang rahmat-Mu , sebelum hamba masuk kedalamnya. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115675563805355587?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115675563805355587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115675563805355587&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115675563805355587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115675563805355587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/sekali-lagi-tentang-waktu.html' title='Sekali lagi tentang waktu...!'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115613241539407017</id><published>2006-08-21T10:49:00.000+07:00</published><updated>2006-08-21T11:12:37.006+07:00</updated><title type='text'>Bidadari Tak Secantik Senyum mu (Part III)</title><content type='html'>Esok pagi aku bangun dengan cerah. Tekadku bulat. Tuhan dan cintaku akan menguatkan kelemahanku! Akan kupenuhi tantangan Yanti. Maukah kamu menikah dengan ku ? kalimat itu terus terucap dihatiku. Kutelepon orang tuaku. Dan mereka memberiku lampu hijau. “yang penting kamu harus lulus kuliah.” Ya, untungnya orang tuaku permisif untuk urusan ini. Kebetulan keluarga orang tuaku punya kultur menikah di usia muda, dan ini kusyukuri sampai saat ini. Tak lupa beliau berdua mengcapkan selamat atas keberanianku untuk menikah. Selama ini beliau berdua selalu mendesakku untuk menikah, tapi aku selalu menjawab, “Ntar, kalo udah lulus…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukurim SMS kepada Yanti. Aku ingin bertemu dengannya di tempat yang sama saat Dia menantangku. Didepan Bangsal Anak. Kubilang aku ingin menyampaikan sesuatu pernyataan penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun hatiku sudah sangat mantap, jantungku masih saja  berdegup keras. Dihatiku masih berlintasan berbagai pertanyaan. Bagaimana kalau Dia menolak ? kalau setuju bagaimana nanti kesiapanku ? Ah, kutepis semua pertanyaan itu. Kalaupun Dia menolak artinya Tuhan belum menentukan Dia sebagai jodohku. Tentang bagaimana nanti, kupasrahkan pada Tuhan. Entahlah, aku lebih religius setelah bertemu dengan Yanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku tampil sederhana, aku pasrah pada Tuhan. Aku merasa ringan dan bersih. Kaos lengan panjang hitam, celana kargo dan sandal gunung. Sangat berbeda dengan pertemuan sebelumnya. Aku ingin tampil apa adanya, inilah aku, dengan segala kekuranganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan selasar didepan Bangsal Anak menjadi saksi. Dengan bergetar, Bismillah kukatakan “Yanti mau kah kau menjadi istriku ?” pernyataan yang terlalu lugas buat seekor “buaya” seperti aku. Namun saat itu hanya itulah kata-kata yang kumiliki. Sebuah ungkapan terjujur yang pernah kuungkapkan pada gadis yang kucintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya bersedia…menjadi istri Tyo. Tapi syaratnya…Tyo harus mengaji…” kali ini jawaban Yanti sangat serius. Senyum yang biasanya menghiasi wajahnya menghilang. Suaranya bergetar terbata-bata, seperti suaraku saat mengucapkan pernyataan berat itu dengan serak. Mata indahnya berkaca-kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia seakan lepas dari kaki ku. Semua beban lenyap tak bersisa. Aku mau teriak pada seluruh dunia sebuah proklamasi “Aku cinta Yantiiii…” namun kesadaranku masih bersamaku. Aku masih ingat dimana aku berada. Ku ambil napas panjang, “Alhamdulillah…ya tentu saja aku mau mengaji…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu kutraktir Udin atas suksesnya lamaranku. “Wheii…Masya Allah. Selamat ya!” Udin menepuk bahuku dengan bangga. Aku juga bangga dan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah kalo begitu nanti, pas walimahannya aku mau jadi event organizer-nya.” Tawaran yang pasti takkan kutolak. Setidaknya Udin-lah mak comblangku. Hari ini sekerat ayam goreng dimulutku terasa sangat enak. Mungkin yang terenak yang pernah kurasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu kuterima SMS dari Yanti. “Ngajinya mulai nanti sore, lho. Nanti jemput Udin di depan parkiran RS jam 4 sore.” Hah? Ngaji sore-sore? Lagian bukannya ngaji bisa sambil nonton teve. Kayak pengajiannya Aa Gym ? Padahal sore ini aku mau latihan basket. Aku bingung sesaat, namun demi cinta apapun kan kujalani…huiii gombal !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu kujemput Udin. Kami melaju menuju tempat yang ditunjukkan Udin. Sebuah rumah kos kecil di Pugong. Aku heran, tak ada tanda-tanda orang akan pergi mengajike situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mana pengajiannya, Din ? kok sepi ?” tanyaku ragu. “Didalam. Dah masuk ajah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata yang disebut pengajian oleh Yanti, jauh berbeda dengan apa yang aku bayangkan. Sebuah pertemuan kecil. Lima orang dengan salah satunya menjadi pemateri. Dan semuanya mahasiswa! Tak ada kiyai yang kubayangkan mengisi pengajian ini. Dan temanya pun sangat berbeda dengan pengajian yang kukenal. Disini kami juga membahas politik aktual. Sesuatu yang tabu dibicarakan di pengajian umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mudah merasa include dengan mereka meski semua itu asing bagiku. Dengan segala ke-alim-an, keramahan, keterbukaan, mereka membuatku yang masih beginner ini, tidak merasa tertinggal jauh. Tak ada kesan arogan dan merasa lebih senior pada mereka. Walaupun jelas, aku tidak ada apa-apa nya dibanding mereka. Baik politik, apalagi agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat yang agung dalam hidupku itu pun tiba. Setelah sebulan sejak aku melamar Yanti, kami menikah. Suasana yang begitu sakral kurasakan. Setelah ikrar agung itu ku-ucapkan dan Yanti mencium tangaku pertama kalinya. Tak kuasa kutahan air mata haru dan bahagiaku. Senyum photogenic-ku berantakan ketika Udin memfoto kami berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hoi, jangan nangis, ini kan hari bahagia.” Udin terus saja menggoda kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sejak saat itulah perjalanan hidup kami lalui bersama. Aku terus berproses menjadi manusia sejati dengan dorongan Yanti yang tak pernah putus. Dialah coach dan trainer-ku. Banyak ilmu agama yang belum kuketahui kudapat darinya. Tak perlu malu atau gengsi. Toh kenyataanya memanh aku yang harus banyak belajar. Walaupun dia juga sering kutraining bagaimana merawat mesin motornya dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku malas mengaji, dialah yang selalu mendorongku. “Bu dokter, hari ini daku absen ngaji ya? Capek nih, habis nguber-nguber dosen pembimbing…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak boleh darling calon ST. gak boleh males ngaji. Inget janji dulu, hayo. Kalo gak ngaji gak ada yang pijitin nanti malam!” senyum mu memang charger buat semangat ku yang mudah pudar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau juga selalu membuatku tak pernah kehabisan energi untuk menyelesaikan tugas akhirku yang berat. Hingga wisudaku begitu tak terasa sudah didepan mata. Foto wisuda bersama istri yang dulu kuanggap khayal terwujud juga! Wah senangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata hidup tidak berhenti dengan wisudaku sebagai S.T. Dunia kerja ternyata tidak seramah yang kukira. Berkali-kali aku melamar pekerjaan, berulang-ulang pula aku harus mengambil kembali lamaranku. Namun Yanti tak pernah merasa lelah untuk menyemangatiku. Saat ku lelah dialah tempatku bersandar, saat ku patah dialah yang sembuhkan aku. Diala yang telah membimbingku menjadi manusia sejati. Dialah anugerah terindah yang pernah kumiliki. Yang menuntunku dari kegelapan menuju cahaya Illahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu kuketuk pintu rumah dengan semangat. Kudengar langkahnya tergesa menuju pintu. Pintu terbuka dan seperti biasa senyumnya menyambutku hangat. Dia baru saja hendak mencium tanganku sebelem kuraih pinggang nya dan kupeluk dia sambil berputar-putar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh,eh, apaan nih…turun-turun…” jeritnya meronta-ronta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak mau. Gak akan kuturunkan sampai aku pusing. Aku diterima, honey!” teriakku sambil terus berputar dan menjatuhkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulillah…eit, tapi ingat lima puluh persen dari penghasilan bulanan harus deserahkan pada sang istri.” Godanya sambil menunjuk hidungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak mau, akan ku berikan semuanya buat kekasihku. Itu lo yang dokter eh insinyur itu. Siapa namanya ? Emmm… Kristin atau…” kataku sambil memencet hidungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa…dasar buaya jahat…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh, kok malah senyum-senyum sendiri? Gak enak ya sopnya?” pelukan hangat istriku membuyarkan lamunan nostalgiaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emmm…enak-enak. Cuma lagi ngelamunin, gimana tampang baby kita kalo udah lahir nanti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar pahala bagi mereka yang menjadi jalan hidayah bagi seseorang. Kukecup kening permataku. Kekasihku, bidadari tak secantik senyummu. Semoga Allah menetapkan surga untukmu, untuk semua pengorbanan dan baktimu. ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------o0o---------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari Novel “Bidadari tak secantik Senyummu”&lt;br /&gt;Karya : Gunawan &amp; Kusumastuti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115613241539407017?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115613241539407017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115613241539407017&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115613241539407017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115613241539407017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/bidadari-tak-secantik-senyum-mu-part_21.html' title='Bidadari Tak Secantik Senyum mu (Part III)'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115572070979762639</id><published>2006-08-16T16:28:00.000+07:00</published><updated>2006-08-16T16:35:31.200+07:00</updated><title type='text'>Bidadari Tak Secantik Senyum mu (Part II)</title><content type='html'>Setelah berjalan sebulan aku muali yakin bahwa aku jatuh cinta beneran sama Yanti. Kubulatkan tekad untuk menyatakan hatiku padanya. Dengan segenap pengalamanku sebagai “buaya”, kutulis sepucuk surat cinta penuh rayuan gombal yang sampai sekarang masih kami simpan sebagai kenangan. Biasanya kalau aku lagi ngambek, Yanti akan membacakan surat itu keras-keras. Dan tentu saja itu akan mengakhiri mendung di hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukirim surat itu melalui kurir, Udin, seorang ko-as teman SMA-ku. Kupesan agar jawabannya kalau bisa segera. Udin sih oke-oke saja, jajan bakso di Gejayan pasti tidak bisa ditolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantungku berdegup keras ketika Udin meneleponku dan mengatakan Yanti ingin bertemu di bangsal anak satu jam lagi. Degg…satu jam yang sangat lama bagiku. Aku terus berdo’a, “Ya Allah jadikanlah cintaku bersambut cintanya…” ya, kadang-kadang akupun masih ingat Tuhan , terutama disaat-saat tak ada cara lain didalam benakku selain do’a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasar didepan bangsal anak. Peristiwa yang sangat berkesan didalam hatiku. Dengan penampilan yang “meyakinkan”. Baju koko terbaru, dan rambut terpotong rapi, aku melangkah menemui Yanti yang sudah menunggu. Dia masih menggunakan jas praktikum putihnya. Senyumnya sudah mengembang melihat kedatanganku, wah prospek cerah nih !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamualaikum…sudah baca surat ku khan ?” sapa ku dengan salam. Sesuatu yang amat jarang aku ucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waalaikumsalam. Sudah. Jadi Tyo suka sama saya, cinta sama saya ?” suara lembut seperti seorang ibu yang menghadapi anak nakalnya. “Terus, sekarang Tyo mau apa ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, terus gimana dengan Yanti ? Yanti terima tidak cinta saya ?” Gleg. Lidahku kelu. Padahal biasanya menggombal adalah keahlianku. Namun kali ini aku benar-benar kena batunya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tentu saja Yanti terima cinta Tyo. Terus habis itu gimana ?” masih dengan senyum lembut yang membuatku hampir tak bisa bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya…terus kita jadian. Kau jadi pacarku begitu…” jawabku ragu. Ingin kutelan kalimat yang baru saja meluncur dari mulutku. Mengingat aku tahu karakter orang-orang seperti Yanti yang anti pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, kenapa pacaran ? gimana kalau kita nikah saja ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deg, aku hanya berdiri kaku. Menikah ? sebuah tantangan yang baru pertama kali ini ku terima. Hari itu “si buaya” benar-benar KO! Aku tak habis pikir. Selama karirku menjadi “buaya”, tak satupun gadis yang berani menantangku untuk menikah. Apalagi saat di “tembak”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Me…menikah ? wah, kalau begitu a…aku pikir-pikir dulu…” pikir-pikir ? sebuah jawaban yang tidak bermutu setelah pernyataan cinta yang menggebu-gebu. Namun, hanya itulah amunisi kata-kata yang kupunyai saat itu. Sementara amunisi lain sudah lenyap karena memang kondisi yang di prediksikan tidak sesuai kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah aku harus berani. Tak peduli apa kata orang. Aku sudah jatuh cinta beneran sama Yanti. Masak “buaya” takut di tantang menikah. Tetapi kemudian aku teringat dengan cerita-cerita sumbang tentang pernikahan. Orang yang menikah akan di bebani tanggung jawab. Harus setia. Harus punya pekerjaan. Harus ini. Harus itu. Nanti kalau punya anak kan repot. Perlu biaya besar dan segala macam problema rumah tangga yang kudengar dari mereka yang “berpengalaman” menikah, menghantui pikiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang jelas setelah menikah aku tidak bebas lagi. Itulah yang terlintas di benakku. Aku mulai ragu. Apalagi sehari setelah peristiwa itu, Kristin mengajak baikan. Aku semakin bingung dan kacau. Disatu sisi jujur kuakui aku sangat takut menikah. Disisi lain aku benar-benar “terobsesi” pada Yanti. I’m trully, madly, deeply, do love her. Pusiinggg…aku mulai takut dan kacau. Kuliah yang tinggal mengulang sering kutinggalkan. Aku lebih sering membaca buku. Di kos, perpus dan bahkan di toko buku. Temanya tentu saja pernikahan. Namun semua buku itu hanya membuatku semakin pening. Ada yan bilang menikah disaat kuliah itu sangat mendukung perkembangan jiwa sesorang. Namun di lain buku ada yang menulis bahwa menikah diusia muda hanya akan membawa perceraian dan ketidakbahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kuputuskan untuk berpikir sendiri. Sepekan penuh aku berfikir keras. Bahkan laporan praktikum pun harus menunggu. Kucoba menata satu-persatu masalah dan potensi yang akan kuhadapi dan aku punyai untuk menikah. Masalah ? tentu saja ada, karena aku masih kuliah, orang bilang kalau menikah saat kuliah akan berantakan salah satunya. Ah, itu Cuma kata orang. Yang lain juga bilang kalau menikah di saat kuliah justru akan membuat kita lebih dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurasa masalah lain yang jauh lebih besar adalah bahwa aku belum punya penghasilan. Kata orang kalau menikah, seorang laki-laki harus menafkahi istri dan keluarganya. Wah, bagaimana mau menafkahi sementara aku belum kerja. Tapi kurasa babe-ku tidak keberatan untuk melipatduakan dana kiriman bulanan. Selain beliau cukup berada untuk mensuplai dana buatku, beliau juga pernah berkata bahwa, jika kau menikah dan belum punya pekerjaan beliau akan membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian waktu berpikir keras, aku menyerah. Kurasa otak-ku tak kan mampu mengeksekusi sebuah keputusan untuk menikah atau tidak. Ditengah keputusasaanku aku teringat Udin. Kurasa dia bisa membantuku untuk memecahkan masalah ini. Aku selalu percaya anak-anak SKI dan alumninya mempunyai kebijakan yang bisa diandalkan untuk memecahkan masalah-masalah rumit. Mereka punya intuisi yang menakjubkan untuk menghadapai masalah yang berat sekalipun. Aku meminta pertimbangan pada Udin yang alim ini. Udin hanya terwata. “Shalat Istikharah aja, minta petunjuk sama Tuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuputuskan untuk mengikuti saran Udin. Kuambil air wudhu dengan sempurna dan aku shalat dengan khusyuknya. Kurasa itu adalah shalat yang paling khusyuk sepanjang hidupku. Kupasrahkan segalanya pada-Nya. Jikalau Yanti yang terbaik untukku maka kuatkanlah tekadku untuk menikah dengannya. Jikalau bukan maka, biarkanlah kami menjadi sahabat yang sejati. Sebuah do’a yang tak pernah keluar dari dalam hatiku sebelumnya. Namun kini do’a ini amat kusyukuri. Mungkin ini salah satu do’a terbaik sepanjang hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung lagiiii....)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/762/3480/1600/peace.1.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/762/3480/200/peace.1.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115572070979762639?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115572070979762639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115572070979762639&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115572070979762639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115572070979762639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/bidadari-tak-secantik-senyum-mu-part.html' title='Bidadari Tak Secantik Senyum mu (Part II)'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115570166186918023</id><published>2006-08-16T11:11:00.000+07:00</published><updated>2006-08-16T11:26:19.080+07:00</updated><title type='text'>Bidadari Tak Secantik Senyum mu (Part I)</title><content type='html'>Didedikasikan untuk mereka yang telah, akan dan mau menikah…selamat membaca ^_*&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bismillahirrahmaanirrahiim…&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bidadari Tak Secantik Senyum mu (Part I)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bangun ! imam besar, makmum udah nunggu nih…” bisikan lembut yang mengikuti kecupan dipipiku itu membuatku tak bisa menolak untuk membuka mataku yang masih lengket ini. Kulirik jam di dinding oranye kamar tidur kami dengan seperempat mata terbuka. Pukul tiga pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setengah jam lagi yah Makmum Cantik, Imam Besar masih ngantuk berat nih…!” kututupkan lagi selimut yang tersingkap ini ke kepala ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak mau, harus bangun sekarang, ntar kucubit lo!” kali ini rengekan manja ini tak bisa kutolak lagi. Dengan bergaya sempoyongan ku melangkahkan ke kamar mandi untuk berwudhu. “Eh…selimutnya gak usah dibawa sayang…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini aku berpura-pura tampak capek. Setelah tidurku tadi malam “terganggu” untuk shalat malam, disambung shalat subuh. Dan “terpaksa” membaca satu juz Al-Qur’an agar aku tidak terlelap lagi. Dengan gaya kuyu aku duduk di depan meja makan menanti sarapan yang disiapkan istriku. Hari ini aku berangkat pagi. Ada rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pagi Kanda…pagi ini Dinda buatkan sop pavorit Kanda, biar gak ngantuk lagi.” Senyum manis istriku sudah menyambutku di ruang makan. Aku masih pura-pura sebal. Padahal senyum itulah yang membuatku tak bisa pergi lama darinya dalam dua tahun terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat ketika pertama kali kami bertemu. Sebenarnya bukan yang pertama, dia adalah teman SMP-ku. Namun sejak lulus SMP kami tak pernah berjumpa sampai kami bertemu diruang Poliklinik Umum RS Dr.Sardjito. secara kebetulan, sebuah skenario yang indah dari Sang Maha Sutradara. Perjumpaan yang akan mengubah jalan cerita hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perutku yang melilit-lilit sejak pagi memaksaku untuk terpaksa menginjakkan ke tempat yang palin aku benci, rumah sakit. Mungkin karena sehari sebelumnya aku dan teman-teman jurusan mesin berpesta di rumah salah satu teman yang telah di wisuda. Seperti biasa anak-anak mesin yang 98,57 persen laki-laki pasti akan melakukan sesuatu yang “radikal” walau kadang konyol. Sesuatu yang dianggap sebagai permainan untuk membuktikan “kejantanan” yang kadang tidak jelas parameternya. Kemenanganku di lomba makan sambal yang mengerikan itu telah mengantarkanku ketempat yang kubenci ini. Walaupun akhirnya peristiwa itu amat kusyukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu aku belum lulus, walaupun angka sepuluh menempel dengan malu-malu di semester yang sudah aku tempuh. Biasa anak Mesin memang lambat lulus, begitu biasanya aku berapologi. Walaupun sebenarnya sudah banyak temanku yang lulus. Termasuk yang menyediakan “Pesta Sambal” itu.&lt;br /&gt;Ketika aku melangkah masuk keruang periksa, kulihat senyum yang tidak akan pernah kulupakan. Yanti, temanku SMP dulu, aku tidak akan lupa. Meskipun kini dia memakai kerudung besar di kepalanya. Itulah satu-satunya  perubahan besar yang tampak padanya. Sebentar, dia juga bertambah cantik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masya Allah, Tyo ya ? Assalamualaikum…kena apa ?” kata-kata pertama setelah delapan tahun tak bertemu. Waktu itu aku tak banyak bicara, keterkejutan dan sesuatu bergemuruh dihatiku membuatku menjadi pendiam. Bahkan ketika dia mulai “menginterogasi” gejala sakitku aku hanya menjawab sepotong-sepotong. Padahal biasanya aku sangat rewel bila diperiksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu Yanti masih ko-as. Setelah wisuda menjadi S.Ked. beberapa bulan sebelumnya. Entah mengapa sejak pertemuan itu, aku selalu jadi ingin bertemu dengannya. Padahal saat itu aku sudah punya pacar, Kristin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saat itu pergaualanku sangat bebas. Aku tak perduli ketika banyak temanku yang “alim” mempertanyakan hubunganku dengan Kristin yang Khatolik itu. Waktu itu tak masalah bagiku pacaran dengan gadis yang berbeda agama. Toh belum tentu menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, jangan fanatik, dosen kita aja ada yang istrinya beda agama. Dan mereka oke-oke saja.” Argumen yang selalu aku pakai untuk menepis suara miring tentang Kristin. Namun akhir-akhir itu Kristin agak menjauh dariku setelah aku menolak ikut acara natalan bersama keluarganya. Entahlah walaupun dari sentuhan religius, aku masih merasa perlu untuk tetap konsisten sebagai orang Islam. Aku pernah dengar ada kiyai yang melarang umat Islam ikut natalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah…males Kris. Lagian aku kan orang Islam. Aneh kalo ikut natalann nanti dikira murtad aku…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristin yang mulai berlalu dan perjumpaan yang berkesan di Poliklinik, semakin membuatku mantap untuk mendekati Yanti. Kupikir ini seperti mengungkapkan cinta yang dulu tak terungkapkan saat SMP. Dulu aku memang pernah menyukai Yanti ketika SMP. Namun cinta monyet segera berlalu. Di SMA aku berpacaran dengan Erlin, Julia, Anna…wah aku memang “buaya”!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yanti memang tak secantik Kristin yang aduhai itu. Tapi senyumnya yang ikhlas dan natural tanpa sapuan kosmetik itu benar-benar membuatku “melayang”. Entahlah seharusnya aku tidak tertarik pada penampilannya yang “Full Cowled”. Kurasa ada “Something Wrong” pada hatiku. Biasanya aku hanya mengejar gadis untuk “having fun”. Dan tentu saja gadis yang bisa diajak “having fun” bukan tipe seperti yanti ini. Aku tahu karakter orang-orang berkerudung besar seperti Yanti ini. Mereka anti pacaran !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu aku mencari metoda pendekatan lain. Kukirim SMS dengan pesan-pesan religius yang kudapat dari anak-anak SKI dan buku-buku agama. Aku kadang sekedar mampir kerumahnya dengan berjuta alasan agar bisa bertemu. Mengajak reuni, atau sekedar menanyakan khabar. Dan tentu saja aku harus tampil dengan penampilan yang menunjang. Harus tampil religius. Baju koko plus peci pinjaman jadi modal meyakinkan. Itupun aku tak pernah bisa ngobrol berdua. Yanti selalu mengajak ibunya ikut berbincang. Wah aku jadi keki. Ilmu “menggombal buaya-ku” tak bisa kupakai! Tapi tetap saja aku senang. Melihat senyumnya saja membuatku melihat dunia dua kali lebih indah! Suer!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bersambung... capek ngetiknya neh ^_*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115570166186918023?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115570166186918023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115570166186918023&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115570166186918023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115570166186918023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/bidadari-tak-secantik-senyum-mu-part-i.html' title='Bidadari Tak Secantik Senyum mu (Part I)'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115554235885919387</id><published>2006-08-14T13:06:00.001+07:00</published><updated>2006-08-14T14:59:18.866+07:00</updated><title type='text'>Jendral dan Seorang anak kecil</title><content type='html'>Alkisah, ada seorang Jenderal yang ingin menyeberangi sebuah sungai. Ia tidak yakin tentang kedalaman sungai tersebut, dan apakah kudanya sanggup menyeberangi sungai tersebut. Ia melihat keliling untuk mendapatkan bantuan dan dilihatnya seorang anak laki didekatnya. Ia kemudian meminta saran kepada anak laki tersebut. Anak laki tersebut kemudian melihat ukuran dari kuda sang Jenderal dan berpikir sejenak. Kemudian dengan keyakinan anak laki tersebut mengatakan kepada sang Jenderal bahwa sang Jenderal dapat menyeberang dengan aman bersama kudanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenderal tersebut kemudian mulai menyeberang sungai diatas kudanya. Setelah mendekati bagian tengah sungai, ia tiba2 menyadari bahwa pada kenyataannya sungai tersebut sangat dalam sehingga ia hamper tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ia sadar dari keterkejutannya, ia pun berteriak kepada anak laki tersebut dan mengancam untuk menghukumnya. Anak laki tersebutpun terkejut dan dengan tidak bersalah menjawab, “Tetapi Jenderal, saya melihat itik2 saya menyeberangi sungai tanpa ada masalah setiap hari, sedangkan kaki2 itik saya jauh lebih pendek dari kaki2 kuda anda”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hikmah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda memerlukan saran/masukan/pertimbangan, dapatkan dari orang yang betul2 mengerti permasalahannya. Napoleon Hill mengatakan bahwa “opini adalah komoditas yang paling murah diatas bumi”. Yakinkan bahwa anda mengevaluasi dulu sendiri opini orang lain sebelum anda bertindak sesuai dengan opini tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana berdasarkan Hadist Rasulullah SAW. Dirawikan oleh Bukhari dalam ahihnya, daripada Abu Hurairah r.a. , bahawasanya Nabi S.A.W bersabda: " Apabila amanat telah disia-siakan maka tunggulah saatnya. Ditanya orang:" Bagaimana sia-sianya, ya Rasulullah?" Beliau jawab: " Apabila suatu urusan telah diserahkan kepada yang bukan&lt;br /&gt;ahlinya, maka tunggulah saat (kehancurannya)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;____________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dah segituh ajah...lagi gak ada ide lagi nih :"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115554235885919387?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115554235885919387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115554235885919387&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115554235885919387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115554235885919387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/jendral-dan-seorang-anak-kecil_14.html' title='Jendral dan Seorang anak kecil'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115466813240420247</id><published>2006-08-04T12:05:00.000+07:00</published><updated>2006-08-04T16:54:54.166+07:00</updated><title type='text'>Mengenang kejayaan Islam di Spanyol</title><content type='html'>Ehem…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku mau ngomongin tentang sejarah neh. Kalo ngomongin sejarah pasti ada suatu lokasi dimana sejarah tersebut terjadi…jadi, insyaallah dalam setiap edisi sejarah aku akan mengajak semuanyah untuk melanglang buana secara virtual ke suatu tempat yang ada di bumi ini (cieeeee…bahasanya gaya :D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sstttttt (jangan membayangkan aku seperti burung hantu yang memakai baju toga, topi sarjana, pake kaca mata, dan sambil mukul-mukul tongkatnya di papan tulis, ketika menceritakan hasil pencarian info yang aku dapat…aku cuma orang biasa yang sampe dahinya berkerut-kerut ketika menyusun kalimat-kalimat yang aku dapatkan dari ber googling ria…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh, untuk edisi sejarah perdana kita…aku akan coba menceritakan tentang sejarah kejayaan islam di masa lampau yang ada di suatu negeri yang pada zaman dahulu merupakan pusat peradaban islam di Eropa yaitu “Spanyol” dan lebih tepatnya lagi “Granada”. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bismillahirrahmanirrahiim…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bernostalgia di Spanyol&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang melintas dipikiran kita ketika mendengar kata “Spanyol” ?. kebanyakan jawabannya hanya sebatas klub sepakbola, yu now lah Real Madrid, Barcelona…menyedihkan !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengenal dari sejarah, 12 Juli 711 atau bertepatan dengan Ramadhan 92 H, Thariq bin Ziyad bersama sejumlah besar pasukannya, berhasil memasuki wilayah Spanyol melewati selat di antara Maroko dan Spanyol, yang kemudian diberi nama Jabal Thariq (sekarang di kenal dengan nama Gibraltar yang terletak di teluk Algeciras). Selat ini menghubungkan antara Samudera Atlantik dengan Laut Mediterania. Pemerintahan Islam di Andalusia, demikian nama Spanyol dikenal saat itu, pada abad ke-8 hingga 15 adalah pemerintahan Islam yang pertama kali berinteraksi dengan bangsa Eropa. Hampir delapan abad lamanya Islam berkuasa di Andalusia sejak tahun 711 M hingga berakhirnya kekuasaan Islam di Granada pada tanggal 2 Januari 1492 M / 2 Rabiul Awwal 898 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa di tahun 711 M itu mengawali masa-masa Islam di Spanyol. Pasukan Thariq sebenarnya bukan misi pertama dari kalangan Islam yang menginjakkan kaki di Spanyol. Sebelumnya, Gubernur Musa Ibnu Nushair telah mengirimkan pasukan yang dikomandani Tharif bin Malik. Tharif sukses. Kesuksesan itu mendorong Musa mengirim Thariq. Saat itu, seluruh wilayah Islam masih menyatu di bawah kepemimpinan Khalifah al-Walid dari Bani Umayah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kedatangan Islam di Andalusia hampir delapan abad lamanya kaum Muslim mengusasi kota-kota penting seperti Toledo, Saragosa, Cordoba, Valencia, Malaga, Seville, Granada dan lain sebagainya, mereka membawa panji-panji ke-Islaman, baik dari segi Ilmu pengetahuan, kebudayaan, maupun segi arsitektur bangunan. Kini bukti kemajuan peradaban Islam tempo dulu di Spanyol masih dengan jelas terliahat dari sisa-sisa bangunan yang penuh sejarah dari Toledo hingga Granada, dari Istana Cordova hingga Alhambra. Menurut sebagain ahli sejarah, 2/3 gereja-gereja masyhur (cathedral) yang ada di berbagai kota di Andalusia adalah bekas mesjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.poulsons.com/Alhambra.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://www.poulsons.com/Alhambra.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di negeri inilah pula telah lahir tokoh-tokoh muslim ternama yang menguasai berbagai ilmu pengetahuan, seperti Ilmu Agama Islam, Kedokteran, Filsafat, Ilmu Hayat, Ilmu Hisab, Ilmu Hukum, Sastra, Ilmu Alam, Astronomi, dan lain sebagainya. Andalusia kala itu boleh dikatakan sebagai pusat kebudayaan Islam dan Ilmu Pengetahuan yang tiada tandingannya setelah Konstantinopel dan Bagdad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melahirkan ilmuan-ilmuan dan penemuan, Andalusia juga menjadi saksi kegemilangan arsitektur Islam yang khas dan tidak tertandingi. Bahkan buku panduan resmi pemerintah Spanyol mengakui, setelah jatuhnya ke tangan Kristen, para penguasa negeri itu masih meneruskan bentuk-bentuk arsitektur Islam dalam membangun istana-istana mereka. Bahkan, Raja Ferdinand dan Ratu Isabella menempati Al Hambra sebagai tempat tinggal mereka dan menerima Columbus sebelum melakukan perjalanannya mengelilingi dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Di Granada, Berakhirnya Kejayaan itu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebabkan oleh berbagai konflik internal dan perebutan kekuasaan di antara penguasa-penguasa Muslim, maka Raja Ferninand and isterinya Ratu Isabella berhasil menaklukkan kekuasaan Islam dengan konsekwensi yang sangat suram dalam perjalanan sejarah umat. Pemaksaan konversi ke agama Katolik atau eksekusi msssal dan pengusiran paksa. Bahkan semua bekas-bekas peninggalan Islam dibakar atau dikonversi menjadi pusat-pusat agama Katolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai misal, Ibnu Massarah diasingkan, Ibnu Hazm diusir dari tempat tinggalnya di Majorca, kitab-kitab karya Imam Ghazali dibakar, ribuan buku dan naskah koleksi perpustakaan umum al Ahkam II dihanyutkan ke sungai. Ibnu Tufail, Ibnu Rushdy disingkirkan. Nasib yang sama, juga dialami Ibnu Arabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertengahan abad ke-16 terjadilah pemaksaan besar-besaran secara kejam terhadap orang-orang Yahudi dan Muslimin untuk menganut agama Katholik, yang terkenal dalam sejarah sebagai “Spanish Inquisition”.&lt;br /&gt;Pada masa itu keadaan orang-orang Yahudi dan orang-orang Islam sangat menyedihkan, karena penganiayaan dari pihak Gereja Katolik Roma yang dilaksanakan oleh inkuisisi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga macam sikap orang-orang Yahudi dan orang-orang Islam dalam menghadapi inkusisi itu. Pertama, yang tidak mau beralih agama. Akibatnya mereka disiksa kemudian dieksekusi dengan dibakar atau dipancangkan di kayu-sula. Kedua, beralih agama menjadi Katholik Roma. Mereka diawasi pula apakah memang serius dalam konversi atau sekedar mencari penyelamatan. Kelompok orang Islam yang beralih agama itu disebut kelompok “Morisko”, (Moorish adalah penyebutan bagi kaum Muslim di Spanyol. Ketiga melarikan diri dengan hijrah menyeberang Laut Atlantik yang dahulunya dinamakan Samudra yang gelap dan berkabut menuju Afrika Utara di bawah Khilafa Utsmaniyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penganiayaan itu mencapai puncaknya semasa Paus Sixtus V (1585-1590). Raja Spanyol Carlos V mengeluarkan dekrit pada tahun 1539 agar mereka yang masih mempertahankan keislamannya dihukum bakar dan dieksekusi di kayu salib. Yang kedua dekrit itu diratifikasi pada 1543, dan disertai perintah pengusiran Muslimin keluar dari jajahan Spanyol secara total di seberang laut Atlantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, petaka Perang Salib juga telah membuat kita kehilangan perpustakaan-perpustakaan paling berharga yang ada di Tripoli, Maarrah, al-Quds, Ghazzah, Asqalan, dan kota-kota lainnya yang dihancurkan mereka. Salah seorang sejarawan menaksir, buku-buku yang dimusnahkan tentara Salib Eropa di Tripoli sebanyak tiga juta buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendudukan Spanyol atas Andalusia juga telah membuat kita kehilangan perpustakaan-perpustakaan besar yang diceritakan sejarah dengan mencengangkan. Semua buku dibakar oleh pemeluk-pemeluk agama yang fanatik. Bahkan buku-buku yang dibakar dalam sehari di lapangan Granada menurut taksiran sebagian sejarawan berjumlah satu juta buku. (Dr. Mustafa as-Siba’i, Peradaban Islam; Dulu, Kini dan Esok, hlm. 187)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Granada tinggal kenangan, sejak berkecamuknya Perang Salib. Tepat pada 2 Januari 1492, Sultan Islam di Granada, Abu Abdullah, untuk terakhir kalinya melihat Al Hambra. Granada, benteng pertahanan terakhir ummat Islam jatuh pada 1492. Sekadar untuk tahu bahwa Granada, kota yang terletak di selatan kota Madrid, ibukota Spanyol sekarang, adalah salah satu pusat ilmu pengetahuan Islam yang agung dan tergolong dalam kawasan lainnya yang tak kalah menarik dan bersejarah setelah Andalusia, Cordova, Balansiah, Bahrit, Ichiliah, Tolaitalah dan yang lainnya. Granada juga masyhur sebagai kiblat yang menjadi tumpuan harapan para pelajar yang datang dari segenap kawasan yang berada di sekitar Granada, baik kaum muslimin maupun nonMuslim. Pusat pengkajian yang masyhur di Granada adalah al-Yusufiah dan an-Nashriyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, juga telah melahirkan banyak ilmuwan muslim yang terkenal. Di antaranya Abu al-Qasim al-Majrithi sebagai pencetus kebangkitan ilmu astronomi Andalusia pada tahun 398 Hijriah atau sekitar tahun 1008 Masehi. Beliau telah memberikan dasar bagi salah satu pusat pengkajian ilmu matematika yang masyhur. Selain beliau, Granada juga masih memiliki sejumlah ilmuwan dan ulama terkenal, di antaranya adalah al-Imam as-Syatibi, Lisanuddin al-Khatib, as-Sarqasti, Ibnu Zamrak, Muhammad Ibnu ar-Riqah, Abu Yahya Ibnu Ridwan, Abu Abdullah al-Fahham, Ibnu as-Sarah, Yahya Ibnu al-Huzail at-Tajiibi, as-Shaqurmi dan Ibnu Zuhri. Di kalangan perempuan tercatat nama-nama seperti Hafsah binti al-Haj, Hamdunah binti Ziad dan saudaranya, Zainab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amat wajar dong kalo ilmuwan sekelas Emmanuel Deutch berkomentar, “Semua ini memberi kesempatan bagi kami (bangsa Barat) untuk mencapai kebangkitan (renaissance) dalam ilmu pengetahuan modern. Oleh karena itu, sewajarnyalah jika kami selalu mencucurkan airmata manakala kami teringat saat-saat terakhir jatuhnya Granada.” (M. Hashem, Kekaguman Dunia Terhadap Islam, hlm. 100) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Granada adalah benteng terakhir kaum muslimin di Andalusia (Spanyol) yang jatuh ke tangan bangsa Eropa yang kafir. Semoga Islam kembali memimpin dunia. Mencerahkan dan menjadi “rahmatan lil ‘alamin”. Yup, Islam yang memberikan masa depan dunia dengan lebih cerah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115466813240420247?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115466813240420247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115466813240420247&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115466813240420247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115466813240420247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/mengenang-kejayaan-islam-di-spanyol.html' title='Mengenang kejayaan Islam di Spanyol'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115458698425624152</id><published>2006-08-03T13:18:00.000+07:00</published><updated>2006-08-03T14:43:50.916+07:00</updated><title type='text'>Waktu yang terlupa menabur bencana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/762/3480/1600/clock.0.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/762/3480/400/clock.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;12 Bulan&lt;br /&gt;Satu TAHUN ?&lt;br /&gt;52 Minggu&lt;br /&gt;365 Hari&lt;br /&gt;8760 Jam&lt;br /&gt;525600 Menit&lt;br /&gt;31536000 Detik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Distribusi normal manusia meninggal dunia (tahun) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt; 60th&lt;br /&gt;&gt; 70th&lt;br /&gt;60th – 70th&lt;br /&gt;(65th)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Chart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 thn-70thn (mayoritas) Pukul rata manusia meninggal ± 65 th&lt;br /&gt;“Baligh: Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama  &lt;br /&gt;hidup di dunia”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Laki-laki Baligh ± 15 tahun&lt;br /&gt;      Wanita Baligh ± 12 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia Yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MATI-BALIGH= sisa USIA……………..65-15= 50 tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50 tahun digunakan untuk apa? &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Catatan:&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;50 tahun= 18250 hari= 458000 jam&lt;br /&gt;      12 jam siang hari &lt;br /&gt;      12 jam malam hari &lt;br /&gt;      24 jam satuharisatumalam &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Gambaran kotornya: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tela’ah bersama………! &lt;br /&gt;Waktu kita tidur ± 8 jam/hari &lt;br /&gt;Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam= 146000 jam=16 tahun, 7 bulan……di bulatkan jadi 17 tahun &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Logikanya:&lt;/span&gt; Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selamanya………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Catatan:&lt;/span&gt; Yang lebih bermasalah lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor bisa jadi 12 jam/hari =25 tahun habis tertidur!!! Hati-hati dengan penyakit &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“TUMOR”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Waktu aktivitas kita di siang hari ± 12 jam. Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas:18250 hari x12 jam=219000 jam=25 tahun&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas disiang hari&lt;/span&gt;: Ada yang bekerja, atau bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling…dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tak pernah bisa disamaratakan satu dengan yang lain…….. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu aktivitas santai atau rilexsasi ± 4 jam&lt;br /&gt;Dalam 50 tahun waktu yang dipakai rileksasi 18250 hari x 4 jam= 73000 jam = 8 tahun &lt;br /&gt;Realisasi rileksasi: biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian/bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung di buai khayalan……&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50 tahun  Plus plos/Balance&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidur……Ngelembur…Nganggur &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lalu kapan Ibadahnya??????&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal manusia diciptakan-Nya tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepada-Nya, karena satu hal yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki illahi!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Maut datang menjemput tak pernah bersahut &lt;br /&gt;Malaikat datang menuntut untuk merenggut&lt;br /&gt;Manusia tak kuasa untuk berbicara&lt;br /&gt;Tuhan Maha Kuasa atas syurga dan Neraka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memang benar!!!!! kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lha wong kita mah kuliah mau nyari ijazah, bakal nanti bekerja agar mudah mencari nafkah……………………&lt;br /&gt;Memang benar!!!!!!!!! Bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana? Orang kita bekerja sikut sanah sikut sinih, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang…..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;“jarang orang menolak untuk di puji dan di puja tatkala mereka berjaya “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah kita membaca bismillah saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah……………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lalu kapan ibadahnya?????????????? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup………..!&lt;br /&gt;Karena kita pikir; sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu syurga………&lt;br /&gt;Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita!!!!!!&lt;br /&gt;Berapa sholat kita dalam 50 tahun?????? &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1x sholat = ± 10 menit …..5x sholat ± 1 jam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat=18250 hari x I jam =18250 jam= 2 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesimpulan&lt;/span&gt;: waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat…………2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita….itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan di terima..&lt;br /&gt;Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun; dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang terasa maupun yang di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa…………………………&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Logika dari logikanya: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bukan satu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian…………………… Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana…………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Solusi&lt;/span&gt;: &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tiada kata terlambat walaupun waktu bergulir cepat, isilah dengan sesuatu apa yang bermanfaat!!!!!!!&lt;br /&gt;Ingat Akhirat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115458698425624152?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115458698425624152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115458698425624152&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115458698425624152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115458698425624152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/waktu-yang-terlupa-menabur-bencana.html' title='Waktu yang terlupa menabur bencana'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115448528846271350</id><published>2006-08-02T09:11:00.000+07:00</published><updated>2006-08-02T09:25:09.286+07:00</updated><title type='text'>Bekal kesadaran bagi yang ingin mencintai ...</title><content type='html'>Lagi mau ngomongin masalah cinta nih ^^...kebetulan nguprek-nguprek "My Document" nemu artikel inih...jadi, selamat baca aja yak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bekal kesadaran bagi yang ingin mencintai ...mencintai Itu Keputusan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karya : Anis Matta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.cjmorgan.com/paintings/blue/broken-heart-pictures-d1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;" src="http://www.cjmorgan.com/paintings/blue/broken-heart-pictures-d1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian ia pun berkata,"Kamu kaget melihat&lt;br /&gt;semua ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan yang kamu temui di sini". Itulah kalimat pertama Utsman bin Affan ketika menyambut istri terakhirnya dari Syam, Naila. Selanjutnya adalah bukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab cinta adalah kata lain dari memberi. sebab memberi adalah pekerjaan..&lt;br /&gt;sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat. sebab pekerjaan berat itu harus ditunaikan dalam waktu&lt;br /&gt;lama. sebab pekerjaan berat dalam waktu lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia mengatakan, "Aku mencintaimu". Kepada siapapun! Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian disitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintaimu, adalah ungkapan lain dari Aku ingin memberimu sesuatu. Yang terakhir ini juga adalah ungkapan lain dari, "Aku akan memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia...","aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin...", "aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku proses&lt;br /&gt;pertumbuhandirimu melalui kebajikan harian yang akan kulakukan padamu ..."&lt;br /&gt;"aku juga akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusak dirimu...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan proses pertumbuhan itu taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Sekali kamu mengatakan kepada seseorang, "Aku mencintaimu", kamu harus membuktikan ucapan itu. Itu deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi, kesiapan dan kemampuan berkorban, kesiapan dan kemampuan pekerjaan-pekerjaan cinta: memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi. Sekali deklarasi&lt;br /&gt;cinta tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap. Tidak ada cinta tanpa kepercayaan. Begitulah bersama waktu suami atau istri kehilangan kepercayaan kepada pasangannya. Atau anak kehilangan kepercayaan kepada orang tuanya. Atau sahabat kehilangan kepercayaan kepada kawannya. Atau rakyat kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya. Semua dalam satu situasi: cinta yang tidak terbukti. Ini yang menjelaskan mengapa&lt;br /&gt;cinta yang terasa begitu panas membara di awal hubungan lantas jadi redup dan padam pada tahun kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Dan tiba-tiba saja perkawinan bubar, persahabatan berakhir, keluarga berantakan, atau pemimpin jatuh karena tidak dipercaya rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan hidup kita biasanya tidak linear. Tidak juga seterusnya pendakian. Atau penurunan. Karena itu, konteks di mana pekerjaan-pekerjaan cinta dilakukan tidak selalu kondusif secara emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi disitulah tantangannya: membuktikan ketulusan di tengah situasi-situasi yang sulit. Di situ konsistensi teruji. Di situ juga integritas terbukti. Sebab mereka yang bisa mengejawantahkan cinta di tengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalam waktu yang longgar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang dicintai dengan cara begitu, biasanya mengatakan bahwa hati dan jiwanya penuh seluruh. Bahagia sebahagia-bahagianya. Puas sepuas-puasnya. Sampai tak ada tempat bagi yang lain. Bahkan setelah sang pencinta mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Naila. Utsman telah memenuhi seluruh jiwanya dengan cinta. Maka ia memutuskan untuk tidak menikah lagi setelah suaminya terbunuh. Ia bahkan merusak wajahnya untuk menolak semua pelamarnya. Tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaki tua itu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115448528846271350?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115448528846271350/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115448528846271350&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115448528846271350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115448528846271350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/bekal-kesadaran-bagi-yang-ingin.html' title='Bekal kesadaran bagi yang ingin mencintai ...'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115442397242749836</id><published>2006-08-01T15:58:00.000+07:00</published><updated>2006-08-01T16:44:56.150+07:00</updated><title type='text'>Breaking The Barriers</title><content type='html'>Kisah ini adalah kisah 4-menit/mil. Selama ribuan tahun, orang yakin bahwa tidaklah mungkin bagi manusia untuk berlari 1-mil (+/- 1.5km) dalam waktu kurang dari 4- menit. Pada jaman Mesir kuno, diceritakan bahwa mereka melepas singa untuk mengejar para budak untuk memecahkan rekor 4-menit/mil tersebut. Percobaan2 ini ternyata gagal. Rekor terbaik yang pernah dicapai adalah 4:06, dan tidaklah mungkin bisa memecahkan batasan tersebut. Para ilmuwan, dokter, dan ahli menyatakan bahwa tidaklah mungkin seorang manusia dapat berlari dalam waktu kurang dari 4-menit pada jarak 1 mil Mereka mengatakan bahwa bila ada yang mencoba maka “Jantungnya akan meloncat keluar dari tubuhnya”..  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan negatip tersebut berlanjut sampai seseorang bernama Roger Bannister memutuskan untuk tidak mempercayai para ahli dan orang lain. Roger Bannister hanya percaya kepada dirinya sendiri. Ia mulai melakukan program latihan secara sistematis dan di tahun 1954 ia berhasil lari menempuh 1 mil dalam waktu kurang dari 4-menit. Akhirnya, batasan tersebut dipatahkan, dan dalam waktu setahun ada 37 pelari lainnya yang juga berhasil mematahkan batasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roger Bannister memilih untuk tidak percaya kepada yang lain, namun &lt;strong&gt;percaya kepada diri sendiri&lt;/strong&gt;.Ia harus merubah keyakinannya sendiri terhadap kemungkinan menempuh 1-mil dalam 4-menit tersebut. Ia kemudian juga mempersiapkan mental dan fisiknya. Ia juga membayangkan dirinya mematahkan halangan yang 4-menit tersebut,karena belum ada yang pernah mematahkan sebelumnya. Aspek utama dari terobosan yang berhasil ia buat adalah dampaknya pada orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kebanyakan dari kita sering berfikir seperti para ilmuwan, dokter, dan para ahli yang ada pada cerita diatas. Kita seringkali berfikir "Sepertinya mustahil aku bisa melakukannya...", atau "Aku tidak bisa..." padahal kita belum pernah mencoba, walaupun mencoba, sudah sekeras apa usaha kita ? Manusia hanya bisa berusaha...kembalikan lah semuanya kepada Allah. "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,sesungguhnya sesudah kesulitan itu da kemudahan, Maka apabila kamu telah selesai (dari esuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap"(QS.Alam Nasyrah:5-8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil yang kita dapat adalah dari sekeras apa usaha yang telah kita lakukan. Jangan pernah mengharapkan hasil yang sesuai dengan angan-angan kalau kita tidak pernah berusaha dengan maksimal...hasil hanyalah hasil, namun yang terpenting adalah proses, sebagai mana ulat yang berproses dengan sabar...sampai akhirnya menjadi kupu-kupu yang cantik...^_*&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau Roger Bannister bisa melakukannya, tentunya kita juga bisa! Jadi, ayo semangaaaattttt...!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115442397242749836?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115442397242749836/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115442397242749836&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115442397242749836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115442397242749836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/08/breaking-barriers.html' title='Breaking The Barriers'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115433635628108918</id><published>2006-07-31T15:49:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T15:59:16.283+07:00</updated><title type='text'>Dalam 7 hari yang telah lalu, dan mungkin akan terulang</title><content type='html'>Hari PERTAMA, tahajudku tetinggal &lt;br /&gt;Dan aku begitu sibuk akan duniaku Hingga zuhurku, kuselesaikan saat ashar mulai memanggil,Dan sorenya kulewati saja masjid yang mengumandangkan azan magrib. Dengan niat kulakukan bersama isya itupun terlaksana setelah acara tv selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke-2, tahajudku tertinggal lagi&lt;br /&gt;Dan hal yang sama aku lakukan sebagaimana hari pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke-3 aku lalai lagi akan tahujudku&lt;br /&gt;Temanku memberi hadiah novel best seller yang lebih dr 200 hlmn. Dalam waktu tidak 1 hari aku telah selesai membacanya, Tapi... enggan sekali aku membaca Al-qur'an walau cuma 1 juzz Al-qur'an yg 114 surat , hanya 1,2 surat yang kuhapal itupun dengan terbata-bata, Tapi... ketika te! manku bertanya ttg novel tadi betapa mudah dan&lt;br /&gt;lancarnya aku menceritakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke-4 kembali aku lalai lagi akan tahajudku&lt;br /&gt;Sorenya aku datang keseletan Jakarta dengan niat mengaji. Tapi kubiarkan ustazdku yang sedang mengajarkan kebaikan. Kubiarkan ustadzku yang sedang mengajarkan lebih luas tentang agamaku. Aku lebih suka mencari bahan obrolan dengan teman. yg ada disamping kiri &amp; kananku, Padahal bada magrib tadi betapa sulitnya aku merangkai&lt;br /&gt;Kata-kata untuk kupanjatkan saat berdoa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke-5 kembali aku lupa akan tahajudku&lt;br /&gt;Kupilih shaf paling belakang dan aku mengeluh. saat imam sholat jum'at kelamaan bacaannya Padahal betapa dekat jaraknya aku dengan televisi dan betapa nikmat,&lt;br /&gt;serunya saat perpanjangan waktu sepak bola favoritku tadi malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke-6 aku semakin lupa akan tahajudku&lt;br /&gt;Kuhabiskan waktu di mall &amp; bioskop bersama teman2ku. Demi memuaskan nafsu mata &amp; perutku sampai puluhan ribu tak terasa keluar, Aku lupa.. waktu diperempatan lampu merah tadi, Saat wanita tua mengetuk kaca mobilku, Hanya uang dua ratus rupiah kuberikan itupun tanpa menoleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke-7 bukan hanya tahajudku tapi shubuhkupun tertinggal&lt;br /&gt;Aku bermalas2an ditempat tidurku menghabiskan waktu. Selang beberapa saat dihari ke-7 itu juga Aku tersentak kaget mendengar khabar temanku kini, Telah terbungkus kain kafan padahal baru tadi malam aku bersamanya, &amp; ½ malam tadi dia dengan misscallnya mengingat aku ttg tahajud&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;kematian kenapa aku baru gemetar mendengarnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Padahal dari dulu sayap2nya selalu mengelilingiku dan Dia bisa hinggap kapanpun dia mau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;½ abad lebih aku lalai....&lt;br /&gt;Dari hari ke hari, bulan dan tahun&lt;br /&gt;Yang wajib jarang aku lakukan apalagi yang sunah&lt;br /&gt;Kurang mensyukuri walaupun KAU tak pernah meminta&lt;br /&gt;Berkata kuno akan nasehat ke-2 orang tuaku&lt;br /&gt;Padahal keringat &amp; airmatanya telah terlanjur menetes demi aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan andai ini merupakan satu titik hidayah&lt;br /&gt;Walaupun imanku belum seujung kuku hitam&lt;br /&gt;Aku hanya ingin detik ini hingga nafasku yang saat nanti tersisa&lt;br /&gt;Tahajud dan sholatku meninggalkan bekas&lt;br /&gt;Saat aku melipat sajadahku.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : Dari milis kotasantri.com&lt;br /&gt;____________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hiks...jadi ingat disaat diri ini di beri peringatan oleh-Nya...&lt;br /&gt;Ya Allah...hanya satu pintaku, ketika saat itu tiba...panggillah aku dalam keadaan khusnul khatimah, amiiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115433635628108918?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115433635628108918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115433635628108918&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115433635628108918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115433635628108918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/07/dalam-7-hari-yang-telah-lalu-dan.html' title='Dalam 7 hari yang telah lalu, dan mungkin akan terulang'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31930537.post-115433177289237637</id><published>2006-07-31T14:40:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T14:48:52.093+07:00</updated><title type='text'>Dandelion….</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/762/3480/1600/dandelion452.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/762/3480/320/dandelion452.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Itulah nama bunga ini…nama yang cantik, entah kenapa aku sangat suka dengan bunga ini. Padahal bunga ini termasuk bunga liar dan masuk kedalam keluarga rumput-rumputan. Dandelion memang tak segemerlap keluarga bunga-bunga yang lain…hadir dengan wangi harum dan dalam berbagai tampilan warna-warni yang menarik. Tapi justru di situlah kenapa aku suka bunga ini…ya, kesederhanaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dandelion bunga yang tumbuh di alam liar… meskipun begitu ia mudah ditemukan di semak-semak perdu, menyembul malu, tersipu, dan tatkala angin berhembus wusssss…dan menyentuh tubuhnya, bunga yang cantik ini akan perlahan terbang. Serpihannya akan pergi kemana angin akan membawanya, menyebar…seolah bunga ini memberikan kebahagiaan bagi setiap tempat yang di hinggapi oleh serpihannya …membuat rumput yang tertunduk layu menjadi tegap laksana seorang jendral (aihhhh…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya ada kesamaan antara aku dan dandelion. Hidup di alam bebas…tak suka tumbuh dalam lahan pot-pot bunga yang sempit apalagi dalam sebuah tatanan taman yang sangat tertata. Begitu juga aku…aku tidak mau hidup dalam aturan yang sangat-sangat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;saklek&lt;/span&gt;, baku, ketat, dan terlalu formal (mungkin karena aku sangat suka bercanda kali yaaaa…) dan aku ingin seperti dandelion, warna putihnya memberi sentuhan keindahan diantara warna-warna rerumputan yang ada disekitarnya dan memberikan senyuman bagi tempat-tempat dimana serpihannya hinggap, bergerak kemana angin berhembus…namun tak mudah patah ketika angin kencang menerjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin seperti dandelion saat ini, meskipun suatu saat aku ingin seperti melati…tapi, Dandelion bagi ku tetap mempunyai tempat di hati…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31930537-115433177289237637?l=dandelion-tersenyum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/feeds/115433177289237637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31930537&amp;postID=115433177289237637&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115433177289237637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31930537/posts/default/115433177289237637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dandelion-tersenyum.blogspot.com/2006/07/dandelion.html' title='Dandelion….'/><author><name>Uum</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17659091050561750606</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
